Warung Kopi Unik di Hutan Belantara Ponorogo: Pengalaman Tak Terlupakan

Ponorogo

Minggu, 20 Agustus 2023 | 22:53 WIB
Warung Kopi Unik di Hutan Belantara Ponorogo: Pengalaman Tak Terlupakan
Warung tengah hutan mbah Katiman (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Jika Anda berani merasakan petualangan tak terlupakan, ada tempat yang patut dicoba di tengah hutan belantara Kabupaten Ponorogo.

Sebuah warung kopi unik menjadi daya tarik bagi para pecinta petualangan dan kopi. Berbeda dari warung kopi pada umumnya, warung ini konon tak pernah tutup.

Perjalanan menuju tempat ini dari kawasan Kota Ponorogo bukanlah hal biasa. Anda harus menaklukkan tantangan seperti tanjakan panjang, lereng gunung, dan kabut yang menyelimuti perjalanan.

Bahkan, tikungan curam juga harus dilalui, menambah sensasi petualangan Anda. Warung kopi ini berlokasi di Dusun Manggis, Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Meski berada di tengah hutan, lokasinya menjadi jalan menuju Desa Wonodadi dan Desa Sendang Kecamatan Ngrayun.

Mbah Mijem sedang menyiapkan Rawon [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Mbah Mijem sedang menyiapkan Rawon (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Pemilik warung, Katimin (68), dan istrinya Mijem (58), telah menjalankan bisnis ini sejak tahun 1986. Berada di tengah hutan pinus di Kecamatan Ngrayun, mereka tidak hanya menyajikan makanan tradisional seperti rawon dengan tempe khas desa, tetapi juga kopi hitam yang diolah secara tradisional menggunakan lumpang, alat kayu jati untuk menumbuk biji kopi.

Katimin menjelaskan, "Kopi yang kami sajikan tidak sehalus kopi pabrikan. Kami mengolahnya dari biji yang disangrai terlebih dahulu, baru kemudian ditumbuk dengan lumpang." jelas Katimin

Terlepas dari lokasinya yang terpencil, warung Mbah Katimin menjadi tempat persinggahan warga yang melintas, baik siang, sore, maupun dinihari.

Bahkan, warung ini kadang-kadang buka selama 24 jam dan telah melayani pembeli bahkan pada jam-jam dinihari. Katimin menyebutkan,

baca juga

"Kadang-kadang kami berjualan selama 24 jam, meskipun terkadang hanya sampai pukul 10 malam. Meski begitu, ada sedikit warga yang memesan makanan pada dini hari." ujarnya

Di warung ini, Anda juga dapat menikmati makanan khas seperti Tempe Ngrayun, yang terkenal dengan tampilannya yang besar dan tebal sehingga terlihat seperti jaket.

Tempe ini juga dikenal sebagai tempe jaket atau tempe kretek oleh beberapa kalangan. Meskipun menghadapi dampak pandemi Covid-19 yang membuat pembeli berkurang, warung Mbah Katimin lambat laun pulih kembali dan kini kembali ramai dengan pembeli seperti biasanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Breaking News: Peristiwa Penjarahan Brambang Saat Grebeg Tutup Suro di Ponorogo Berakhir Damai

Breaking News: Peristiwa Penjarahan Brambang Saat Grebeg Tutup Suro di Ponorogo Berakhir Damai

Ponorogo | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 19:01 WIB

Pengumuman Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Jawa Timur 2023-2028 Terkini

Pengumuman Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Jawa Timur 2023-2028 Terkini

Ponorogo | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 18:28 WIB

Penurunan Signifikan Bacaleg DPRD Ponorogo: Dari 658 Hanya 519 Bacaleg yang Lolos DCS

Penurunan Signifikan Bacaleg DPRD Ponorogo: Dari 658 Hanya 519 Bacaleg yang Lolos DCS

Ponorogo | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 17:07 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×