Kekeringan Parah dan Kebakaran Menghantui Kabupaten Ponorogo

Ponorogo | Suara.com

Senin, 21 Agustus 2023 | 14:08 WIB
Kekeringan Parah dan Kebakaran Menghantui Kabupaten Ponorogo
Kebakara hutan di Ponorogo: (Dokumentasi ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bumi Reog dalam dua bulan terakhir ini telah mengakibatkan serangkaian musibah kebakaran yang cukup intensif. 

Lebih dari 17 kebakaran tercatat telah terjadi selama kurun waktu tersebut, menyebabkan kerusakan parah pada lahan hutan milik Perhutani serta lahan-lahan yang ditempati oleh warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Sapto Djatmiko, mengungkapkan bahwa dampak kemarau yang terkait dengan fenomena El Nino menjadi penyebab utama dari bencana ini. 

Berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), daerah ini sedang mengalami dampak kuat El Nino yang mengakibatkan periode kekeringan yang panjang.

"Diperkirakan puncak kekeringan akan terjadi pada bulan September dan Oktober, dan dampaknya masih akan dirasakan oleh masyarakat," ungkap Sapto Djatmiko. 

Ia juga menekankan pentingnya waspada terhadap dampak kekeringan ini, terutama terkait potensi kebakaran hutan dan ketersediaan air bersih. 

Pihak berwenang telah memberikan peringatan kepada masyarakat setempat untuk melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi situasi ini.

Sejak bulan Juli hingga Agustus, tercatat ada 17 titik kebakaran yang terjadi di 4 kecamatan yang berbeda. 

Namun, upaya penanggulangan dan pemadaman kebakaran telah berjalan dengan baik berkat kerjasama antara kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat. 

"Kami memiliki teknik khusus dalam memadamkan api, baik pada siang hari maupun malam hari," tambahnya.

Sapto Djatmiko juga menjelaskan bahwa luas lahan yang terkena dampak kebakaran bervariasi antara 5 hingga 7 hektar per titik kebakaran. 

Banyak faktor yang dapat memicu kebakaran ini, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab termasuk pembuangan puntung rokok sembarangan, pembakaran sampah yang tidak terkontrol, dan faktor-faktor lainnya. 

Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan kerjasama dari semua pihak untuk menghindari perilaku yang dapat memicu kebakaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebijakan Baju Tradisional di SD Ponorogo: Kontroversi Muncul

Kebijakan Baju Tradisional di SD Ponorogo: Kontroversi Muncul

| Senin, 21 Agustus 2023 | 12:48 WIB

Breaking News: Kebakaran Hebat Ludeskan Dua Rumah di Ponorogo

Breaking News: Kebakaran Hebat Ludeskan Dua Rumah di Ponorogo

| Senin, 21 Agustus 2023 | 12:14 WIB

BKSAP Tinjau Monumen Reog dan Museum Peradaban di Ponorogo

BKSAP Tinjau Monumen Reog dan Museum Peradaban di Ponorogo

DPR | Senin, 21 Agustus 2023 | 10:12 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:00 WIB

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:55 WIB

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:51 WIB

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:35 WIB

Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan

Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:25 WIB