SUARA PONOROGO - Wajahnya pemuda 20 tahun asal Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur tertunduk lesu, saat penyidik dari Polsek Ponorogo memeriksa dirinya pada hari Kamis (31/8/21)siang.
Pelaku bernama Dimas Yudha Irawan, terpaksa diamankan oleh aparat kepolisian setelah tertangkap basah mencuri uang dari kotak amal masjid.
Kondisinya yang kelaparan dan tanpa uang membuatnya nekat menjalankan aksi pencurian tersebut di Masjid Nurul Hasan, yang terletak di Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, pada dini hari Kamis.
Dengan hati lapang, Dimas mengakui bahwa aksi pembobolan kotak amal masjid ini dilakukannya sendirian. Dia memilih waktu ketika masjid dalam keadaan sepi untuk melakukan tindakannya.
Proses pembobolan dilakukan dengan membuka kunci kotak amal di dekat toilet menggunakan sebilah gunting.
"Saya terpaksa mencuri, buat makan. Saya juga bekerja, tapi saat malam saya lapar," ujar Dimas, mengungkapkan alasan di balik tindakannya.
Ia mengaku bahwa aksi pertamanya hanya untuk mengambil sejumlah uang yang cukup untuk membeli makan. Namun, aksinya yang kedua kali ini tercium oleh petugas masjid.
Muhammad Rama, seorang takmir masjid, mengungkapkan bahwa tindakan pencurian kotak amal bukanlah hal yang baru di tempat tersebut.
Aksi serupa telah beberapa kali terjadi sebelumnya, hingga akhirnya pihak masjid memutuskan untuk memasang kamera CCTV sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga: Ngaku Belum Dengar Cak Imin Jadi Cawapres Anies, Prabowo: Santai Aja...
"Curiganya itu awalnya di depan ramai, terus di belakang ada suara glodak-gledek. Dilihat dari monitor CCTV, ternyata ada orang di sini yang sedang merusak kotak amal," ungkap Muhammad Rama
Menanggapi kasus ini, AKP Haryo Kusbiantoro, Kasubag Humas Polres, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kita tetap menunggu hasil lidik atau penyelidikan dari Polsek Ponorogo. Mungkin ada tempat kejadian perkara lain yang bisa kita kembangkan. Modus operandi yang digunakan pelaku juga masih perlu ditelusuri melalui hasil penyelidikan," jelas AKP Haryo.
Sementara itu, polisi terus melakukan pemeriksaan dan pengembangan terkait kasus ini untuk mengungkapkan seluruh fakta yang terjadi di balik aksi pencurian kotak amal tersebut.