Kekurangan BBM Solar Subsidi di Ponorogo Picu Antrean Panjang

Ponorogo | Suara.com

Kamis, 31 Agustus 2023 | 17:45 WIB
Kekurangan BBM Solar Subsidi di Ponorogo Picu Antrean Panjang
warga dan Sopir truk mengantri Solar (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Kehadiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Ponorogo baru-baru ini tengah menjadi perhatian utama warga.

Beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bumi Reog dilaporkan menghadapi kelangkaan yang berujung pada antrian panjang para pengemudi yang hendak mengisi solar di SPBU, terutama yang baru saja diisi ulang oleh Pertamina.

Salah satu sopir angkutan batu, Agus, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menghabiskan waktu hampir 1 jam untuk mengantri di SPBU yang terletak di Jalan Trunojoyo, Ponorogo. Hal ini disebabkan oleh kelangkaan BBM solar di sejumlah SPBU lainnya.

"Kami sudah mengantri selama 1 jam, karena di tempat lain stok kosong," ujar Agus dengan nada kesal.

Melalui penelusuran yang dilakukan oleh ponorogo.suara.com, memang terbukti sejumlah SPBU di Ponorogo mengalami kekurangan pasokan BBM jenis solar.

Di sisi lain, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) mengklaim bahwa pasokan solar di Ponorogo masih dalam kondisi aman.

Ringga Dwi Heri Irawan, Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perdagkum, menjelaskan bahwa secara keseluruhan stok BBM solar subsidi di Ponorogo masih mencukupi.

Saat ini, tersisa sekitar 9.557 kilo liter (KL) yang diperkirakan dapat mencukupi hingga pertengahan November mendatang.

Ia juga menginformasikan bahwa pihaknya telah mengajukan penambahan kuota sebesar 5.400 KL agar pasokan solar mencukupi hingga akhir tahun.

"Kondisi pasokan solar di Ponorogo masih relatif aman, karena stok kami masih mencukupi hingga pertengahan November. Untuk memenuhi kebutuhan satu tahun, tersisa satu setengah bulan. Kami telah mengajukan tambahan pasokan," paparnya Kamis (31/08).

Ringga menambahkan bahwa data dari Disperdagkum menunjukkan total kuota solar subsidi tahun 2023 mencapai 35.229 KL.

Dari jumlah tersebut, sekitar 25.672 KL solar subsidi telah disalurkan kepada masyarakat. Sehingga, tersisa 9.557 KL BBM subsidi, dengan rata-rata konsumsi sekitar 3.169 KL per bulan.

"Kuota total selama setahun di Ponorogo adalah sekitar 35.229 kilo liter, dengan konsumsi bulanan rata-rata 3.650 kilo liter," tambahnya.

Ringga juga menyebutkan bahwa dari total 25 SPBU di Ponorogo, hanya 3 SPBU yang mengalami penipisan stok, yakni Madusari Siman, Bangunrejo Sukorejo, dan Bababan.

Ia menduga bahwa salah satu faktor penyebab antrian panjang adalah peningkatan penggunaan solar untuk pengairan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Spektakuler: Festival Literasi Digital Alun-Alun Ponorogo dengan Naff dan D'Masive

Spektakuler: Festival Literasi Digital Alun-Alun Ponorogo dengan Naff dan D'Masive

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 11:30 WIB

Tabrakan Maut di Ngawi: Saksi Sebut Salah Satu Bus Menghindari Pejalan Kaki Yang Berujung Benturan Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu

Tabrakan Maut di Ngawi: Saksi Sebut Salah Satu Bus Menghindari Pejalan Kaki Yang Berujung Benturan Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 11:08 WIB

Kecelakaan Bus Eka VS Bus Sugeng Rahayu, Berikut Pernyataan Kapolres Ngawi

Kecelakaan Bus Eka VS Bus Sugeng Rahayu, Berikut Pernyataan Kapolres Ngawi

| Kamis, 31 Agustus 2023 | 10:43 WIB

Terkini

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga

6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:04 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Basa-Basi Digital yang Hampa Bikin Silaturahmi Terasa Capek dan Melelahkan

Basa-Basi Digital yang Hampa Bikin Silaturahmi Terasa Capek dan Melelahkan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Terpopuler: Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik

Terpopuler: Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB