Suara Ponorogo - Kejadian tragis mengguncang Dusun Krajan, Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.
Seorang balita yang baru berusia 3.5 tahun mengalami luka bakar serius akibat tercebur ke dalam panci panas yang baru saja digunakan untuk memasak kuah sayur.
Suyati, seorang bidan di Desa Pulosari yang mendapatkan informasi tersebut dari petugas Nakes di RSUD Harjono, menjelaskan, kejadian berawal saat ibu Korban Siti Muamah, yang bekerja sebagai penjual sayuran matang di Dukuh Krajan, tengah mengangkat panci berisi kuah sayuran yang masih panas dari dapur ke ruang rumah bagian depan.
Tujuan utamanya adalah agar kuah sayuran tetap segar dan tidak basi ketika dibungkus plastik, sehingga panci itu pun dibiarkan terbuka untuk diangin-anginkan.
Namun pada saat itu, korban yang diketahui orang tuanya tengah bermain di luar rumah, diduga masuk dan bermain di rumah dan akhirnya tercebur ke dalam panci yang berisi kuah panas.
"Kejadian tragis ini terjadi pada hari Minggu lalu, ketika Ramadani tercebur ke dalam wadah sayuran yang masih panas. Saat ini, ia telah dirujuk ke Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya," ujar Bidan Desa Pulosari, Suyati, pada Selasa (19/09/2023).
Suyati menambahkan pasca insiden tersebut, orang tua korban segera membawa korban ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Jambon, dan dari sana langsung dirujuk ke RSUD dr. Harjono Ponorogo.
Melihat luka-luka yang cukup serius, balita Ramadani kemudian dirujuk lagi ke rumah sakit di Madiun, dan akhirnya ke rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya, di mana ia sedang menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, Kepala Desa Pulosari, Mansur menyebutkan. Bahwa korban yang merupakan anak dari pasangan Siti Muamah dan Fahrudin, akan menjalani operasi di rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya.
Baca Juga: Dendam Pada Kemiskinan, Ganjar Pranowo Curhat Buka Tiga Sekolah Hanya untuk Siswa Miskin
"Akan dioperasi di Surabaya, karena lukanya mencapai 50 persen," pungkas Mansur.