Poptren.suara.com – Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terjadi ke siapa saja yang kurang menjaga kebersihan saat melakukan pembersihan setelah buang air kecil atau besar.
Gejala yang ditimbulkan infeksi saluran kemih dapat kamu rasakan dengan cepat.
Jika kamu sudah merasakan salah satu gejalannya, kamu bisa melakukan penanganan yang lebih cepat.
Faktor umum penyebab infeksi saluran kemih, karena adanya bakteri yang masuk ke saluran kemih melalui uretra dan kemudia berkembang di kandung kemih.
Meski jarang terjadi, namun resiko infeksi ini masih dimiliki oleh cukup banyak orang.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut faktor risiko, gejala, dan cara mengatasi infeksi tersebut.
Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih
Beberapa faktor risiko terjadinya saluran kemih bisa berasal dari luar tubuh, dan bisa juga berasal dari dalam tubuh. Antara lain adalah sebagai berikut.
· Memiliki kelainan saluran kemih
Baca Juga: Sedih! Begini Reaksi Ruben Onsu Saat Tahu Penyakit Sarwendah
· Aktif secara seksual
· Mengalami penyumbatan di bagian saluran kemih
· Penggunaan alat kontrasepsi jenis tertentu
· Kekebalan tubuh yang rendah
· Anatomi tubuh wanita memiliki uretra lebih pendek dibandingkan pria
· Menggunakan kateter
· Sudah dalam tahap menopause
· Mendapatkan operasi saluran kemih atau dalam proses operasi tersebut
Intinya, semua aktivitas yang meningkatkan risiko bakteri masuk ke saluran kemih baik dari bawah atau dari saluran dalam, bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih pada pria dan wanita.
Gejala Infeksi Saluran Kemih
Secara umum infeksi ini menyebabkan lapisan saluran kemih menjadi merah dan mengalami iritasi. Beberapa gejala yang paling jelas terasa antara lain adalah sebagai berikut.
1. Saat buang air kecil, kemaluan terasa terbakar atau panas
2. Intensitas buang air kecil meningkat, meski jumlahnya sedikit
3. Terasa nyeri atau ada tekanan di punggung atau perut bagian bawah
4. Urine mengandung darah atau berwarna lebih pekat
5. Bau urine menyengat
6. Sering buang air kecil di malam hari
7. Rasa nyeri saat berhubungan seksual
8. Rasa sakit pada penis
9. Terjadinya demam atau gementar, pada gejala ini infeksi yang terjadi sudah mencapai ginjal dan memerlukan perawatan medis lebih lanjut.
Lalu Bagaimana Pengobatan yang Bisa Dilakukan?
Konsultasi dengan tenaga medis atau dokter kepercayaan Anda sangat direkomendasikan, guna memperoleh obat atau penanganan yang tepat.
· Konsumsi antibiotik dosis rendah dalam periode yang lama untuk mencegah infeksi terjadi berulang
· Konsumsi dosis tunggal antibiotik setelah berhubungan intim untuk mencegah pemicu umum
· Konsumsi antibiotik selama 1 sampai 2 hari setiap penderita merasakan gejala
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai gejala infeksi saluran kemih yang bisa dibagikan. Ingat, selalu konsultasikan pengobatan dan gejala yang Anda alami dengan dokter kepercayaan Anda, sehingga memperoleh rekomendasi tepat berdasarkan diagnosis yang didapatkan.
Sumber : Suara.com