Seorang Pelajar Tewas Saat Terlibat Tawuran di Tamansari Jakbar

Poptren

Kamis, 21 Juli 2022 | 02:27 WIB
Seorang Pelajar Tewas Saat Terlibat Tawuran di Tamansari Jakbar
sajam jenis celurit dan golok sisir yang dibawa gerombolan remaja yang hendak tawuran. (suara.com)

Potren.suara.com - Seorang pelajar tewas bersimbah darah di Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat pada Selasa (19/7/2022) sore. Diduga ia tewas lantaran jadi korban tawuran.

Salah satu warga setempat, Bahri mengatakan sebelum tewas, A sempat dikejar oleh sekelompok pelajar lainnya. Kemudian korban lari masuk ke dalam gang.

"Ternyata si korban digebukin sampai ke dalam gang," kata Bahri, saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2022).

Saat kejadian, lanjut Bahri, ada belasan orang yang berkerubung di lokasi. Kemudian saat bentrokan terjadi korban lari masuk kedalam gang, kemudian dikejar oleh kelompok yang diduga menjadi lawannya.

Bahri juga mengungkapkan, dalam bentrok tersebut, sejumlah pelajar terlihat membawa senjata tajam.

"Ada yang pakai parang, celurit, saya cuma lihat itu doang," ungkapnya.

Sementara itu, polisi lalu lintas yang sedang bertugas saat itu, Briptu Hans Guntara Pitang mengatakan bentrokan itu terjadi pada Selasa (19/7/2022) sekitar pukul 17.40 WIB.

"Saya lagi pengaturan, dari seberang saya lihat ada ramai-ramai, ternyata ada yang tawuran," kata Hans, Rabu.

Hans mengaku, awalnya ia tidak melihat korban, lantaran mencoba mengejar para pelaku tawuran. Saat itu ada sekitar 7 motor. Satu motor, kata Hans, ditumpangi tiga orang.

baca juga

"Estimasi saya dari penglihatan itu sekitar 6 sampai 7 motor. Mereka boncengan tiga semua. Mereka kabur ke arah Glodok," jelas Hans.

Usai gagal mengejar para pelaku, Hans kembali ke lokasi kejadian. Saat itu, Hans melihat korban sudah tergeletak. Bersama warga lainnya, ia mencoba mengevakuasi korban ke rumah sakit.

“Saat itu kita gotong bawa ke RSUD kecamatan Taman Sari Jalan Madu," kata Hans.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland Olaf, mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait insiden itu.

Namun pihaknya telah mengidentifikasi pelaku tawuran pelajar berjumlah lebih dari 10 orang.

“Masih dilakukan penyelidikan. (Pelaku) lebih dari 10 orang,” kata Roland saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu.

"Kenapa kami menolak autopsi yang lalu, karena autopsi yang lalu dikatakan matinya itu karena tembak menembak dan dari RS Polri tidak ada yang protes," kata dia.

Sumber : Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tawuran di Cakung, 2 Pelajar SMA Luka Bacok di Punggung dan Bokong

Tawuran di Cakung, 2 Pelajar SMA Luka Bacok di Punggung dan Bokong

Jakarta | Rabu, 20 Juli 2022 | 20:54 WIB

Pemkot Jakbar Pastikan Bakal Cabut KJP Siswa yang Terbukti Terlibat Tawuran

Pemkot Jakbar Pastikan Bakal Cabut KJP Siswa yang Terbukti Terlibat Tawuran

Jakarta | Rabu, 20 Juli 2022 | 16:41 WIB

Tawuran, Pria Ini Tewaskan Anak Dibawah Umur

Tawuran, Pria Ini Tewaskan Anak Dibawah Umur

Poptren | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:50 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×