Dukun Pakai Jenglot, Pesulap Merah Tahu Rahasianya

Poptren

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 08:24 WIB
Dukun Pakai Jenglot, Pesulap Merah Tahu Rahasianya
Potret Pesulap Merah (Instagram/@insta_julid)

Poptren.suara.com -  Nama Marcel Radhival atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pesulap Merah, akhir-akhir ini ramai diperbincangkan oleh publik setelah perseteruannya dengan Gus Samsudin beberapa waktu lalu.

Wajahnya pun kini sering berseliweran di media. Ia bahkan juga sempat diundang sebagai tamu podcast Deddy Corbuzier.

Terbaru, Pesulap Merah tampak menjadi tamu di podcast Denny Sumargo.

Dalam video podcast tersebut, Pesulap Merah membongkar beberapa trik tentang dunia perdukunan.

Termasuk alat-alat yang kerap digunakan di dunia perdukunan, seperti keris, jenglot, trok tisu terbakar, tuyul, santet dan sebagainya. Ia mengungkapkan jika alat-alat tersebut hanyalah alat biasa yang tidak memiliki kekuatan. 

Ia kemudian menunjukkan salah satu alat yang kerap digunakan oleh seorang dukun, yakni jenglot.

Ia juga menjabarkan, jenglot memiliki berbagai kreasi yakni ada yang sedang dalam posisi duduk, berdiri, hingga ada juga yang versi aslinya, yaitu campuran dari bentuk kelelawar.

Jenglot yang kerap digunakan oleh para dukun biasanya akan terlihat menyala dan membuat orang-orang semakin percaya, bahwa di dalamnya memang ada hal ghaib. Bahkan ada juga jenglot yang ketika dipencet keluar darah.

"kalau yang duduk ini, biasanya pakai tisu ditutupin, biar gak terlalu kelihatan, seolah-olah ada yang nyala dari dalam tisunya," ungkap Pesulap Merah.

baca juga

Padahal sebenarnya ada tombol tersembunyi yang terletak di bagian paha jenglot.

Pesulap Merah mengatakan, bentuk jenglot yang asli yakni terbuat dari kelelawar yang dikeringkan. Sementara rambutnya berasal dari rambut di salon.

"kalau giginya biasanya berasal dari kuku ayam, diamplas seperti itu. Itu aslinya," kata Pesulap Merah.


Menurut Marcel, jenglot sebenarnya memang ada dan digunakan hanya sebagai pajangan, seperti action figure.

Tetapi, kata Pesulap Merah, jenglot dan alat-alat lainnya justru digunakan untuk hal yang kurang baik.

"bilangnya penolak bala, mendatangkan rezeki. Dan banyak yang percaya," ujarnya.

Dalam video itu, Pesulap Merah juga membawa sebuah botol kecil yang di dalamnya terdapat miniatur yang biasa disebut tuyul. Botol tersebut kemudian diisi air putih, tiba-tiba air di botol berwarna merah.

"ini bilangnya wah ini tuyul yang menunggu di sini. Biasanya konsepnya penarikan," kata dia.

Selanjutnya, pesulap merah menunjukkan bentuk bulu perindu.

Denny Sumargo pun mengaku pernah diberi bulu perindu oleh seseorang.

"Gua pernah dikasih orang, katanya ini buat jaga-jaga dan pelaris usaha lu. Terus gua terima waktu itu dalam botol warna kuning. Buluh perindunya cuman sehelai bisa goyang-goyang," ujar Denny Sumargo.

Pesulap merah menjelaskan, sebenarnya konsepnya bulu perindu itu adalah rumput kering yang jika kena air bergerak.

Sumber : Jatim.suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MUI Jatim Komentari Gus Samsudin, Kalau Pengobatannya Pakai Trik Penipuan: Haram..!

MUI Jatim Komentari Gus Samsudin, Kalau Pengobatannya Pakai Trik Penipuan: Haram..!

Jatim | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 20:16 WIB

Tarif Pengobatan Gus Samsudin, Ada yang Bayar Sampai Puluhan Juta

Tarif Pengobatan Gus Samsudin, Ada yang Bayar Sampai Puluhan Juta

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:57 WIB

Viral Video Gus Samsudin Obati Pasien dengan Bor, Warganet: Ngencengin Baut yang Kendor?

Viral Video Gus Samsudin Obati Pasien dengan Bor, Warganet: Ngencengin Baut yang Kendor?

Depok | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:51 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB