Apa Itu Justice Collaborator, Peran yang Diajukan Bharada E Setelah Jadi Tersangka

Poptren | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2022 | 06:50 WIB
Apa Itu Justice Collaborator, Peran yang Diajukan Bharada E Setelah Jadi Tersangka
Bharada E ; Komnas HAM (Suara.com/Alfian Winsnto)

Poptren.suara.com – Kasus yang bergulir di lingkar Polri yakni mengenai kematian Brigadir J terus bergulir. Kembali memasuki babak baru, kali ini Bharada E yang berstatus sebagai tersangka mengajukan diri menjadi Justice Collaborator.

"Tadi kami sudah ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban). Sudah memasukkan permohonan pengajuan justice collaborator, dan permohonan kami sudah diterima oleh pihak LPSK." ujar pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin, Senin (8/8/2022).

Apa itu justice collaborator?

Mengutip jurnal publikasi yang dikutip dari laman Ilmu Hukum UNPAD, singkatnya justice collaborator adalah istilah bagi seorang pelaku dalam suatu kasus, yang bersedia bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk memberikan kesaksian dari kasus yang bersangkutan.

Kesaksian yang dimaksud bertujuan untuk mengungkap kejahatan sebenarnya yang terorganisir. Mulai dari kronologi kejadian sampai sejumlah pelaku lain yang juga terlibat. Karena itu, justice collaborator juga dianggap sebagai saksi pelaku yang memiliki kontribusi besar dalam mengungkap kasus pidana, menurut UU No. 31 Tahun 2014.

Di Indonesia, yang memutuskan apakah seorang pelaku kejahatan bisa menjadi justice collaborator atau tidak ditetapkan oleh LPSK.

Dalam hal ini, masih menurut keterangan pengacara Bharada E, permohonan kliennya untuk mengajukan peran tersebut diterima oleh LPSK. Otomatis, kliennya akan diminta menjelaskan fakta-fakta baru, seperti bagaimana peran Bharada E dan siapa saja yang terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.

"Kami buka semuanya karena ini kan harus transparan kalau di LPSK," jelas Burhanuddin lagi.

Karena itu, pihak Bharada E berharap LPSK bisa memberikan perlindungan kepadanya. Baik dipindahkan ke tahanan lain, atau bentuk perlindungan lain yang akan diputuskan.

Sementara itu, Hasto A Suroyo selaku Ketua LPSK menyebut jika Bharada E yang telah berstatus tersangka masih bisa dilindungi oleh pihaknya. Asalkan, sosok tersebut bersedia menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama.

"Kalau ditetapkan sebagai tersangka, LPSK tidak ada kewenangan lagi memberikan perlindungan, kecuali yang bersangkutan bersedia menjadi justice collaborator." ujar Hasto, Kamis (4/8).

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Terungkap! Bharada E Akui Diperintah Atasan

Mulai Terungkap! Bharada E Akui Diperintah Atasan

| Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Terungkap! Bharada E Beri 5 Pengakuan yang Akhirnya Diketahui

Terungkap! Bharada E Beri 5 Pengakuan yang Akhirnya Diketahui

| Senin, 08 Agustus 2022 | 15:01 WIB

Bharada E Tak Tahu Istri Ferdy Sambo jadi Korban Pelecehan

Bharada E Tak Tahu Istri Ferdy Sambo jadi Korban Pelecehan

| Senin, 08 Agustus 2022 | 11:51 WIB

Terkini

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu

Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:35 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB

34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval

34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa

Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:21 WIB

Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG

Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:19 WIB

Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami

Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami

Video | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18 WIB