Poptren.suara.com - Setiap daerah pasti memiliki budaya dalam hal kebiasaan masyarakatnya. Semakin lama tinggal di suatu daerah kita akan lebih memahami kondisi budaya tersebut.
Namun, ketika pertama kali pergi merantau seringkali perbedaan budaya atau kebiasaan ini membuat kita terkejut, merasa aneh, dan kesulitan mengikuti karena nggak sesuai dengan daerah asal, atau sering disebut dengan culture shock.
Seperti salah seorang wanita bercerita dirinya mengalami culture shock melihat cara orang makan mi instan ketika ia merantau ke Jakarta. Cerita itu lantas ia bagikan melalui akun TikTok @rosalindanadapdap.
Wanita asal Sumatera Utara ini menjelaskan dirinya sangat terkejut dan heran ketika melihat sajian mi instan di Jakarta. Tampilan mi instan di Jakarta umumnya polos dengan tambahan sayur sawi atau telur.
"Aku waktu pertama kali ku beli datangnya kayak gitu, kayak mau ku lempar yang jual. Tapi semuanya makan kayak gitu, kan berarti aku yang salah," kata wanita ini dalam video unggahannya.
Wanita ini kemudian mencontohkan mi instan yang biasa ia santap di kampung halamannya. Ia tampak mengiris-iris sayur, menguleg sambal, hingga mengiris bawang-bawangan.
Ia lantas menumis irisan bawang serta sambal di minyak panas. Setelah itu ia baru memasukkan mi instan dan sayuran, kemudian menambahkan air untuk kuah dan 2 butir telur.
Wanita ini menyebutkan mi instan di kampung halamannya terlihat seperti itu dan juga bisa disajikan dengan tambahan daging. "Kalau pergi kalian ke Parapat sana, di Panatapan, nah kayak gini, lho, Indomie-nya," ujar wanita ini.
Video tersebut lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Eks Pengacara Bharada E yang Mendadak Dicopot Tuntut Fee Rp15 Triliun ke Bareskrim
"The real cara bapak gue masak mi instan," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Tapi itu rasanya udah nggak Indomie lagi. Aku kebalikannya, pindah ke Medan kaget lihat Indomie isinya rame banget," ujar warganet ini.
"Iya betul, aku juga terheran-heran kak," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Jumat (12/8/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 500 ribu kali di TikTok.
Sumber : suara.com