Cara Manfaatkan Kulit Buah untuk Pupuk Alami

Poptren

Selasa, 16 Agustus 2022 | 01:15 WIB
Cara Manfaatkan Kulit Buah untuk Pupuk Alami
Ilustrasi sampah kulit buah ((pixabay/ivabalk))

Poptren.suara.com - Penggunaan kulit buah sebagai pupuk organik merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanaman dan mengurangi sampah dapur.

Potasium yang terkandung dalam kulit buah merupakan sumber nutrisi yang diperlukan tumbuhan. Potasium berperan penting bagi proses fotosintesis, penyerapan air dan nutrisi, memperkuat sistem imun, serta berpengaruh terhadap produksi buah dan bunga pada tanaman.

Beberapa cara memanfaatkan kulit buah sebagai pupuk organik yang kaya manfaat, diantaranya :

1. Disebarkan di Atas Tanah

Cara paling mudah untuk memanfaatkan kulit buah sebagai pupuk alami adalah dengan meletakkan dan menyebarkannya di atas tanah. Bahan organik akan lebih cepat terurai jika terkena udara. Kehadiran mikroorganisme di tanah akan membantu proses penguraian kulit buah yang mengandung potasium hingga zat tersebut dapat terdorong masuk ke tanah.

Cara lain untuk mempercepat proses penguraian, kamu dapat memotong kulit buah menjadi bentuk yang lebih kecil. Kamu juga dapat menggunakan blender untuk memperhalus tekstur dari kulit buah dengan menambahkan sedikit air. Lalu, pupuk basah siap dituangkan ke atas tanah.

Namun, cara ini memungkinkan siput tertarik untuk mengunjungi pot tanamanmu. Siput sangat menyukai pupuk tersebut, mereka juga sangat menyukai daun muda dan batang tanaman. Jika menggunakan cara ini, pastikan tidak ada siput di sekitar tanamanmu ya.

2. Dipendam di Tanah

Kamu dapat memulai metode ini dengan cara menggali lubang yang sedikit dalam dan mengisinya dengan sampah kulit buah, lalu ditutupi kembali dengan tanah. Kulit buah membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk dapat terurai.

baca juga

Kekurangan dari cara ini adalah jika kamu tidak berhati-hati saat menggali maka dapat menyebabkan akar tanaman rusak. Jika lubang yang kamu buat tidak terlalu dalam, bau busuk kulit buah akan tercium dan mengundang hama atau hewan pengerat untuk datang.

3. Menggunakan Rendaman Air dan Kulit Buah

Salah satu pakar ahli tanaman mengatakan bahwa metode ini memiliki banyak manfaat. Inti dari metode ini adalah membiarkan air menyerap kadar nitrogen, fosfor, potasium, dan semua nutrisi yang ada pada kulit buah saat direndam.

Kamu hanya perlu mengumpulkan seluruh kulit buah ke dalam wadah tertutup. Jangan lupa untuk mencuci kulit buah dan memotongnya menjadi bagian yang lebih kecil. Tuangkan air ke dalam wadah hingga kulit buah terendam dan biarkan selama 24 jam. Kemudian, saring cairan tersebut untuk memisahkan kulitnya. Selanjutnya cairan pupuk dari kulit buah siap digunakan untuk menyiram kebun atau pot tanamanmu.

Jenis pupuk cair ini dapat kamu gunakan untuk berbagai jenis sayuran, buah, hingga bunga. Selain disiram, cairan ini juga bisa disemprotkan langsung ke daun tanaman.

Kulit buah yang disaring dapat kembali dimanfaatkan dengan meletakkannya di tempat kompos atau hanya sekadar dipotong dan disebarkan di atas tanah saja.

4. Membuat Kompos

Metode ini memerlukan beberapa peralatan dan langkah-langkah yang lebih kompleks. Singkatnya metode ini akan mengubah campuran bahan organik menjadi kompos. Untuk membuat kompos, kamu dapat menggunakan wadah tertutup mauput pot yang tidak terpakai.

Campurkan kulit buah dengan bahan organik lainnya seperti daun kering, sampah sayuran, dan serbuk kayu. Jika sudah penuh, lalu tutup dengan tanah. Untuk mempercepat proses pengomposan, kamu dapat menambahkan cairan aktivator seperti EM4. Kompos dapat dipanen setelah 2-3 bulan, lalu kamu hanya perlu menambahkannya ke tanah atau pot tanaman.

Sumber : Yoursay.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Disangka! Ternyata Ini Manfaat Rumput Paragis bagi Kesehatan Tubuh

Tak Disangka! Ternyata Ini Manfaat Rumput Paragis bagi Kesehatan Tubuh

Purwasuka | Senin, 15 Agustus 2022 | 14:09 WIB

Manfaat dan Efek Samping Lidah Buaya, di Antaranya Bisa Lawan Kanker Payudara

Manfaat dan Efek Samping Lidah Buaya, di Antaranya Bisa Lawan Kanker Payudara

Sumedang | Senin, 15 Agustus 2022 | 13:48 WIB

Segudang Manfaat Kunyit, Rempah Emas yang Termaktub dalam Pengobatan India Kuno

Segudang Manfaat Kunyit, Rempah Emas yang Termaktub dalam Pengobatan India Kuno

Sumedang | Senin, 15 Agustus 2022 | 12:48 WIB

7 Manfaat Buah Naga yang Kaya Prebiotik dan Antioksidan

7 Manfaat Buah Naga yang Kaya Prebiotik dan Antioksidan

Your Say | Senin, 15 Agustus 2022 | 08:04 WIB

Terkini

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Beckham Kirim Pesan untuk Bobotoh: Doa Kalian Jadi Energi Persib Hadapi Manila

Beckham Kirim Pesan untuk Bobotoh: Doa Kalian Jadi Energi Persib Hadapi Manila

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bahlil Tantang Swasta Garap PLTS Rp1.140 Triliun, Kalau Tak Kompetitif Danantara Turun Tangan

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Drama The Devil Judge, Topeng Keadilan di Tengah Konspirasi Elite Politik

Drama The Devil Judge, Topeng Keadilan di Tengah Konspirasi Elite Politik

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli

Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Estetika Prosa Liris dan Hegemoni Masa Lalu dalam Kumpulan Prosa Madre

Estetika Prosa Liris dan Hegemoni Masa Lalu dalam Kumpulan Prosa Madre

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Ulasan Novel Special Order, Menyeduh Asmara di Antara Kepulan Asap Restoran

Ulasan Novel Special Order, Menyeduh Asmara di Antara Kepulan Asap Restoran

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII

Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 103 Orang, Mayoritas Lansia dan Perempuan

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 103 Orang, Mayoritas Lansia dan Perempuan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Karhutla di Riau Berulang, WALHI Singgung Penegakan Hukum ke Korporasi Lemah

Karhutla di Riau Berulang, WALHI Singgung Penegakan Hukum ke Korporasi Lemah

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:16 WIB

×