Terungkap! Ini Alasan Penjual es di Madiun Nekat Bantu Brojka

Poptren

Minggu, 18 September 2022 | 12:24 WIB
Terungkap! Ini Alasan Penjual es di Madiun Nekat Bantu Brojka
Ilustrasi Hacker di Dunia - Gaji Hacker di Dunia ((Unsplash/Hacker))

Poptren.suara.com – Ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, Muhammad Agung Hidayarulloh atau MAH. Seorang penjual es di Madiun ini membenarkan dirinya telah menjual akun Telegram kepada Bjorka, hacker yang sedang dicari kepolisian.

Ia akhirnya mengungkapkan alasan mengapa ia nekat membantu Brojka.

Tak dipungkiri, motif finansialah yang menjadi faktor mengapa MAH nekat membatu Brojka.

MAH mengaku sengaja membuat @Bjorkanism dan bertingkah seolah menyerupai Bjorka yang asli. "Biar banyak yang follow. Nanti kan kalau banyak bisa dijual channel-nya," kata MAH dalam tayangan JawaPos TV, dikutip Suara.com pada Sabtu (17/9/2022).

Ia juga tidak ada niatan untuk membongkar data-data negara ataupun penjabat.

"Cuma cari followers aja. Terakhir saya jual ke Bjorka 60 ribuan (pelanggan), setelah dipegang Bjorka itu ada 200 ribuan," bebernya.

Karena banyaknya pelanggan, MAH bisa mengantongi uang $100 atau Rp 1,5 juta. 

Inilah sebenarnya yang diincar MAH , ia menggunakan uang itu untuk membayar hutang.

"Saya jelasin aja (ke penyidik), saya cuma mau jual channel (Telegram) aja. Cari uang buat bayar utang," papar MAH.

baca juga

MAH mampu menirukan Brojka yang asli. Karena inilah, ia bisa berkomunikasi dengan Brojka yang asli.

Ia juga mendapatkan bocoran dari Brojka dan ia meneruskannya di kana @bjorkanism buatanya.

"Saya itu copas (copy paste) dari private group-nya si Bjorka," jelas MAH. "Jadi Bjorka kalau mau bocorin apa-apa itu info dulu ke private channel, itu saya forward ke channel yang saya buat itu. Jadi seakan menyerupai dia, biar banyak yang follow."

Namun siapa sangka, ternyata hal inilah yang membuat MAH diciduk polisi Rabu (14/9/2022).

Sebelumnya MAH sudah mengaku bersalah dan meminta maaf karena sudah membatu Brojka.

Pengakuan MAH ini membuat publik curiga, lantaran sebelum ia ditangkap polisi, ada yang mengaku sebagai polisi membeli ponsel miliknya.

Orang itu tawarkan harga Rp 5 juta untuk ponsel bekas MAH yang diketahui merek Xiaomi Redmi Note 10 Pro, padahal harga barunya hanyalah Rp 3 juta.

"Katanya sih untuk barang bukti. HP adik saya diminta orang yang mengaku polisi. Dia juga sae (baik), kasih Rp5 juta untuk HP itu," kata Noviyani, kakak MAH.

Transaksi ini diketahui oleh sang ibu dan bos tempat kerjannya. Namun mereka tak mengetahui sosok yang membeli ponsel tersebut.

Kejadian ini yang membuat warganet curiga MAH terpaksa mengakui sesuatu yang mungkin tidak dia lakukan.

Sumber :suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dr Ricard Lee Diakui Jadi Teman Bjorka, Warganet : Siap-siap Terima Tamu dari Kepolisian

Dr Ricard Lee Diakui Jadi Teman Bjorka, Warganet : Siap-siap Terima Tamu dari Kepolisian

Surakarta | Minggu, 18 September 2022 | 08:50 WIB

7 Artis Jadi Korban Hacker, Denny Sumargo dan Atta Halilintar Rugi Miliaran Rupiah

7 Artis Jadi Korban Hacker, Denny Sumargo dan Atta Halilintar Rugi Miliaran Rupiah

Entertainment | Minggu, 18 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×