Banyak Memakan Korban, Komnas HAM Lakukan Uji Laboratorium Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan

Poptren | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:32 WIB
Banyak Memakan Korban, Komnas HAM Lakukan Uji Laboratorium Gas Air Mata Saat Tragedi Kanjuruhan
Potret polisi tembakkan gas air mata saat Tragedi Kanjuruhan, Malang. ((Twitter/@idextratime))

Poptren.suara.com – Komnas HAM masih menunggu hasil dari laboratorium terkait gas air mata yang ditembakkan saat Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban hingga 132 korban jiwa.

Akibat gas air mata dari polisi, banyak korban yang mengalami gangguan kesehatan.

Beka Ulung Hapsara selaku Komisioner Komnas HAM, mengatakan bahwa hasil uji laboratorium akan mengungkapkan kandungan yang ada dalam gas air mata tersebut serta mengetahui dampaknya bagi kesehatan.

"Sebenarnya begini, kalau kita bicara soal hasil laboratorium itu kan bukan hanya sekadar kandungan kimianya, tapi analisanya terhadap kesehatan. Itu kami menunggu dari hasil uji laboratorium," kata Beka kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (12/8/2022) kemarin.

Choirul Anam selaku Komisioner Komnas HAM, juga menambahkan hasi penemuan korban yang meninggal banyak yang berwajah biru serta mengeluarkan busa, bahkan sampai mengalami kejang.

"Jadi, kami banyak cerita-cerita soal begitu dan terekam juga oleh teman-teman kedokteran, termasuk juga orang-orang yang mengalami kejang-kejang," katanya.

Bagi korban yang selamat, Komnas HAM menemukan mereka sampai mengalami mata merah hingga coklat. Tak hanya itu saja, ada beberapa korban yang sampai tak bisa melihat berhari-hari.

"Ada bahkan, kami Senin itu bertemu dengan salah satu korban, misalnya. Dari Sabtu peristiwanya, sampai Minggu, Senin ketemu kami agak sore, itu baru saja matanya bisa melihat," ungkap Anam.

Karena hal itulah, Komnas HAM akan membuka meminta beberapa ahli kesetan guna menjelaskan hasil dari laboratorium.

"Kalau diperlukan, kami memang akan memanggil ahli kesehatan. Tapi sepanjang yang kami dapatkan dari berbagai cerita korban, kedokteran yang ada di Malang sana menunjukkan bagaimana itu berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa secara medis banyak korban jiwa yang berjatuhan pada Tragedi Kanjuruhan bukan disebabkan oleh gas air mata.

Mereka mengklaim bahwa banyaknya korban dikarenakan kurangnya oksigen hingga banyak korban yang terinjak-injak saat ingin keluar dari stadioun tersebut.

"Dari dokter spesialis penyakit dalam, penyakit paru, penyakit THT, dan juga spesialis penyakit mata, tidak satu pun yang menyebutkan bahwa penyebab kematian adalah gas air mata. Tapi penyebab kematian adalah kekurangan oksigen, karena apa? Terjadi berdesak-desakan, trerinjak-injak, bertumpuk-tumpukan mengakibatkan kekurangan oksigen," kata Dedi kepada wartawan, Senin (10/10/2022) lalu.

Ia juga mengatakan bahwa efek gas air mata pada dasarnya akan membuat iritasi saja, namun tak sampai menyebabkan kematian.

"Sampai saat ini belum ada jurnal ilmiah yang menyebutkan ada fatalitas gas air mata yang mengakibatkan orang meninggal dunia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gertakan Shin Tae-yong Angkat Kaki Usai Desakan Mundur Buat Ketum PSSI, Publik Tunggu Undur Diri Berjamaah

Gertakan Shin Tae-yong Angkat Kaki Usai Desakan Mundur Buat Ketum PSSI, Publik Tunggu Undur Diri Berjamaah

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Gaduh Temuan Polri dan PSSI di Stadion Kanjuruhan Ternyata Bukan Miras, Netizen: Nyari Kesalahan Rupanya

Gaduh Temuan Polri dan PSSI di Stadion Kanjuruhan Ternyata Bukan Miras, Netizen: Nyari Kesalahan Rupanya

| Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:30 WIB

Bikin Video Berakhir Insiden Berdarah, Cinta Laura Dilarikan ke Rumah Sakit

Bikin Video Berakhir Insiden Berdarah, Cinta Laura Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:29 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:22 WIB

'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital

'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:20 WIB

Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik

Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:15 WIB

Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia

Ibunda Fariz RM Meninggal Dunia

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:13 WIB

ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?

ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:05 WIB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:02 WIB

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:00 WIB