Poptren.suara.com - Kompresor ac adalah salah satu komponen pada mobil yang bertugas mensirkulasikan freon atau refrigeran. Melalui kompresor, freon dipompa dan dialirkan keseluruh sistem ac mobil. Kompresor ac mobil juga perlu perawatan agar kinerjanya tetap terjaga.
Cara merawat kompresor ac cukup dengan mengganti oli kompresor secara rutin. Oli kompresor diganti rutin setiap 20.000 km sekali. Atau paling tidak satu tahun sekali.
Oli kompresor apa sih ?
Secara fungsi, oli kompresor bekerja melumasi komponen piston yang bergerak memompa freon. Kenapa perlu oli ? Karena gesekan piston pada kompresor perlu pelumasan khusus. Itu mengapa peran oli kompresor sangat penting untuk pelumasan. Apabila tidak diganti secara rutin, maka piston kompresor ac akan mudah baret dan cepat rusak.
Karena terus menerus bekerja maka potensi kerusakan pada kompresor ac sangat mungkin terjadi. Tanda-tanda kompresor rusak biasanya terdengar bunyi kasar saat ac dihidupkan. Oli kompresor diganti berbarengan dengan penggantian freon baru, dan volume oli kompresor menyesuaikan dengan spesifikasi yang sudah diatur.
Apa yang terjadi jika kompresor ac rusak ?
Karena kompresor adalah 'jantung' untuk ac mobil, maka jika rusak sebaiknya segera diperbaiki atau ganti kompresor ac dengan yang baru. Konsekuensi jika tetap menggunakan kompresor ac yang sudah rusak yang paling umum adalah ac mobil jadi kurang dingin di ruang kabin.
Apakah ada tanda jika kompresor ac rusak ? Ada. Yang umum terjadi diantaranya :
1. Dingin pada putaran tinggi, namun lemah pada RPM rendah
Tanda kompresor ac mulai lemah biasanya kurang dingin di RPM rendah. Hal itu terjadi karena putaran kompresor yang mulai lemah sehingga kurang mampu memadatkan gas freon di ruang kompresi. Akan tetapi saat putaran mesin tinggi, dia jadi dingin karena putaran kompresornya ikut kencang.
2. Terdengar suara yang berisik
Kompresor ac yang mulai melemah bisa dikenali dari suaranya, seperti berisik atau terdengar seperti suara ngorok. Hal tersebut bisa saja terjadi karena akibat dari bearing yang mulai lemah, atau ada komponen lain yang masuk ke dalam kompresor.
Tapi jangan asal berkesimpulan. Banyak kemungkinan penyebab kenapa kompresor ngorok. Bongkar dahulu kompresor agar lebih jelas apa penyebabnya.
3. Kompresi berkurang
Jika dingin dalam ruang kabin berkurang, maka besar kemungkinan kompresi pada kompresor berkurang. Bisa saja metal kompresor mulai retak sehingga piston dari kompresor tidak dapat memampatkan gas freon dan udara secara sempurna. Harusnya piston bisa menekan sampai rapat, tapi karena ada celah, maka kompresi berkurang.