Poptren.suara.com - Covid 19 dan subvariannya makin bertambah. Setelah Omicron, kini ada lagi subvarian lain yang berkembang di Indonesia. Kementrian Kesehatan dan pemerintah mengumumkan subvarian Omicron BN.1 telah terdeteksi di Indonesia, setelah pertama kali terdeteksi di Kepulauan Riau September 2022 lalu.
Kini telah dilaporkan ada 20 kasus tersebar di berbagai wilayah. Seperti di DKI Jakarta, ada sembilan kasus dan di Kepulaun Riau ada tiga kasus. Perlu diingat, setiap subvarian Omicron memiliki gejala yang berbeda, begitu pula BN.1. Laman Fortune Well menuliskan gejala BN.1 memiliki kemiripan dengan subvarian omicron yang lainnya.
Beberapa gejala dari subvarian satu ini ialah :
1. Batuk
2. Sakit tenggorokan
3. Demam
4. Sakit kepala
5. Kelelahan
6. Sakit otot seluruh tubuh
Baca Juga: Sarapan Bergizi untuk Bantu Jaga Kesehatan dan Kinerja Otak
Sebagian besar gejala subvarian ini mirip dengan flu biasa, namun subvarian ini memiliki kemampuan immune escape, artinya virus ini bisa menginfeksi orang yang sama lebih dari satu kali. BN.1 tanda-tandanya memang belum diketahui secara pasti, namun masyarakat tetap diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan melakukan vaksinasi.