Poptren.suara.com - Mobil memiliki satu komponen bernama tabung reservoir yang berisi minyak rem. Minyak rem fungsinya agar rem mobil pakem dan mobil nyaman dikendarai. Pada tabung reservoir ada batas maksimum pengisian minyak rem, dan penting untuk diperhatikan. Jika pengisian minyak rem kurang dari kapasitas yang seharusnya, maka akan memengaruhi fungsi kerja pengereman mobil. Dengan kata lain, pengereman mobil jadi kurang pakem.
Jumlah dari kapasitas minyak rem menjadi jalur hidrolik agar minyak rem mampu bekerja optimal saat pengereman. Dari tabung reservoir minyak rem menghasilkan tekanan ke kaliper melalui booster rem. Karena itulah ada batas minimal dan maksimal isi minyak rem untuk aliran hidrolik minyak rem saat bekerja. Jika isi minyak rem lebih sedikit dari batas minimal, debit yang dibutuhkan untuk jalur hidrolik berkurang.
Efeknya, tekanan hidrolis yang dihasilkan melemah. Artinya kampas rem kurang menggigit cakram atau tromol karena tekanan hidrolik minyak rem lemah. Isi minyak rem yang kurang dari kapasitas juga mudah terjadi pemuaian fluida. Debit fluida yang cukup bisa menahan panas dari gesekan rem dan mengurangi pemuaian selama proses pengereman. Kerena isinya kurang, jadi mudah memuai, maka tekanan hidraulisnya jadi lemah.