Jangan Tertipu dengan Kecantikannya! 5 Tanaman Ini Ternyata Beracun

Poptren | Suara.com

Senin, 13 Februari 2023 | 10:53 WIB
Jangan Tertipu dengan Kecantikannya! 5 Tanaman Ini Ternyata Beracun
Mandrake (andreas lambrianides/Flickr)

Poptren.suara.com - Tumbuhan memang sering kali dianggap sebagai makhluk yang tak berbahaya, namun ada beberapa tumbuhan yang sangat mematikan bagi manusia bahkan hewan.

Beberapa jenis tumbuhan mematikan ini bisa merusak sistem saraf manusia, menyebabkan kejang hingga kematian. Salah satu contoh tumbuhan mematikan yang terkenal adalah tanaman keladi hias yang bisa mematikan manusia hanya dalam beberapa jam.

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis tumbuhan paling mematikan di dunia beserta dampak kesehatan yang ditimbulkannya.

1. Keladi Hias

Keladi hias [Mead Botanical Garden/Flickr]
Keladi hias (sumber: Mead Botanical Garden/Flickr)

Tanaman keladi hias memang terlihat indah dan menarik perhatian, namun tumbuhan ini sangat berbahaya. Tanaman keladi hias mengandung bahan kimia bernama oxalic acid yang dapat menyebabkan keracunan pada manusia dan hewan peliharaan.

Bila seseorang mengonsumsi bagian tanaman keladi hias seperti daun atau umbi, maka akan merasakan gejala seperti sakit perut, mual, muntah, dan bahkan terjadi kerusakan pada ginjal. Efek keracunan ini bisa terjadi hanya dalam beberapa jam.

2. Lidah Buaya

lidah buaya [Gosia007/Flickr]
lidah buaya (sumber: Gosia007/Flickr)

Lidah buaya dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun lidah buaya juga bisa menjadi tumbuhan paling mematikan di dunia bila tidak diolah dengan benar.

Daun lidah buaya mengandung senyawa beracun seperti aloin yang bisa merusak sistem pencernaan manusia dan hewan. Jika seseorang mengonsumsi daun lidah buaya dalam jumlah besar, maka bisa menyebabkan gejala seperti diare, kram perut, dan bahkan dehidrasi.

Rafflesia arnoldii [rick Bottom/Flickr]
Rafflesia arnoldii (sumber: rick Bottom/Flickr)

Rafflesia Arnoldii adalah tumbuhan parasit terbesar di dunia dan tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan paling mematikan di dunia. Rafflesia Arnoldii hanya bisa tumbuh di daerah hutan tropis di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Tanaman Rafflesia Arnoldii mengeluarkan bau yang sangat busuk dan tidak sedap, namun tanaman ini juga memiliki duri-duri yang sangat tajam yang bisa menyebabkan luka dan infeksi pada kulit manusia.

4. Mandrake

Mandrake [andreas lambrianides/Flickr]
Mandrake (sumber: andreas lambrianides/Flickr)

Tanaman Mandrake dikenal sebagai tanaman yang sangat mematikan karena seluruh bagian tanaman ini mengandung zat yang sangat beracun. Tanaman Mandrake bisa menyebabkan gejala seperti kejang, mual, muntah, bahkan kematian.

Tanaman Mandrake juga dianggap sebagai tanaman magis dan seringkali digunakan dalam ritual-ritual tertentu. Namun, konsumsi atau penggunaan tanaman Mandrake harus sangat hati-hati karena bisa mengakibatkan efek samping yang sangat berbahaya.

5. Wolfsbane

Wolfsbane [Gianpietro Medaglia/Flickr]
Wolfsbane (sumber: Gianpietro Medaglia/Flickr)

Wolfsbane atau Aconitum napellus adalah tumbuhan berbunga asli Eropa dan Asia. Tumbuhan ini juga dikenal sebagai "blue rocket" atau "monkshood". Wolfsbane mengandung racun yang sangat berbahaya dan mematikan, termasuk alkaloid aconitine.

Meskipun memiliki reputasi sebagai tanaman beracun, Wolfsbane juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan, seperti nyeri sendi, sakit kepala, dan gangguan sistem saraf. Namun, penggunaan Wolfsbane sebagai obat harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya di bawah pengawasan medis yang terlatih, karena dosis yang salah dapat menyebabkan keracunan yang serius atau bahkan kematian.

Karena keberadaannya yang sangat beracun, Wolfsbane seringkali digunakan dalam literatur, film, dan cerita fiksi lainnya sebagai zat yang digunakan untuk membunuh manusia atau makhluk lainnya.

Meskipun tumbuhan-tumbuhan ini sangat berbahaya, namun mereka juga memiliki nilai ekonomi dan medis dalam penggunaan yang tepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami potensi bahaya dan menghindari interaksi yang tidak aman dengan tumbuhan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Mahasiswa Universitas Brawijaya Keracunan Usai Makan Nasi Putih Dan Capcai

Ratusan Mahasiswa Universitas Brawijaya Keracunan Usai Makan Nasi Putih Dan Capcai

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 08:22 WIB

Tega! Anak Roger Danuarta Diberi Makanan Basi oleh Babysitter, Ini Langkah Mengatasi Keracunan

Tega! Anak Roger Danuarta Diberi Makanan Basi oleh Babysitter, Ini Langkah Mengatasi Keracunan

Your Say | Senin, 06 Februari 2023 | 17:32 WIB

Keracunan Massal di Lampung Tengah, Polisi Cek Sampel Pisang Goreng ke Lab Palembang

Keracunan Massal di Lampung Tengah, Polisi Cek Sampel Pisang Goreng ke Lab Palembang

Lampung | Rabu, 25 Januari 2023 | 19:24 WIB

Terkini

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 23:55 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 22:36 WIB

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:15 WIB

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya

Jakarta | Minggu, 12 April 2026 | 22:12 WIB

Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix

Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!

News | Minggu, 12 April 2026 | 22:00 WIB

5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu

5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu

Jakarta | Minggu, 12 April 2026 | 21:47 WIB

Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler

Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler

Surakarta | Minggu, 12 April 2026 | 21:40 WIB