Poptren.suara.com - Tentu kita belum lupa dengan hengkangnya JD.ID dari pasar Indonesia atau beberapa e-commerce yang angkat kali atau bangkrut di beberapa tahun sebelumnya. Apakah karena pasarnya belum terbentuk atau mereka tak mampu beradaptasi dengan pasar di Indonesia dan dunia?
E-Commerce atau perdagangan elektronik telah menjadi trend yang sangat populer selama beberapa tahun terakhir. Namun, dengan teknologi yang terus berkembang, terdapat banyak inovasi dan tren baru yang muncul dalam e-commerce.
Di tahun 2023, e-commerce diprediksi akan semakin berkembang pesat dan memiliki peran yang sangat penting dalam dunia perdagangan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tren dan inovasi terbaru dalam perdagangan elektronik yang akan membentuk pasar e-commerce di tahun 2023.
1. Penggunaan Chatbots
Meski chatbot bukan hal baru dalam dunia e-commerce, namun prediksi yang terjadi bahwa chatbot bakal lebih intuitif dan lebih memahami keinginan pelanggan, bukan hanya sekadar teks program.
Pendek kata, penggunaan chatbots dalam e-commerce diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan. Chatbots dapat membantu pelanggan untuk menjawab pertanyaan yang umumnya diajukan pelanggan, seperti informasi produk, kebijakan pengiriman, dan pembayaran.
Selain itu, chatbots juga dapat membantu memberikan referensi dan melayani pelanggan 24 jam, sehingga pelanggan dapat berbelanja dan membeli kapan saja.
2. Pembayaran digital yang lebih mudah
Baca Juga: Mungkinkah Robot AI Bakal Lebih Pintar dan Lebih Manusiawi?
Dalam dunia e-commerce, pembayaran adalah bagian yang sangat penting. Oleh karena itu, banyak inovasi terbaru dalam pembayaran digital yang akan memudahkan transaksi pembayaran.
Salah satu tren pembayaran yang sedang berkembang di tahun 2023 adalah pembayaran dengan menggunakan mata uang digital akan lebih mendominasi dan lebih aman.
Mata uang digital adalah uang yang tidak nyata dan tidak memiliki bentuk fisik seperti uang konvensional, seperti Bitcoin, Ethereum, dan sebagainya.
3. Optimalisasi big data berbasis AI
Big data dan AI dapat membantu perusahaan dalam menganalisis data dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan. Dengan memanfaatkan big data dan AI, perusahaan dapat menganalisis perilaku pelanggan, preferensi produk, dan kebiasaan belanja.
Dari analisis ini, perusahaan dapat membuat rekomendasi produk yang lebih akurat dan personalisasi layanan pelanggan.