AI dan Dampaknya untuk Generasi Muda

Poptren

Selasa, 07 Maret 2023 | 17:13 WIB
AI dan Dampaknya untuk Generasi Muda
Belajar mengunakan VR berbasis AI. (iStock)

Poptren.suara.com - Generasi muda saat ini tumbuh dengan dikelilingi oleh kecerdasan buatan (AI). Nilai-nilai, cara berpikir, dan kode moral mereka tidak hanya dibentuk langsung oleh orang tua atau pengasuh, tetapi juga dibentuk oleh teknologi yang selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Lantas, bagaimana dampak AI dapat membentuk masa depan generasi muda saat ini.

Kehadiran AI di Masyarakat tentunya sudah tidak asing lagi untuk dunia digital di era sekarang. Ketika berbicara tentang AI, sederhananya, AI ada di mana-mana.

AI bukan hanya tentang robot atau kendaraan yang dapat menavigasi sendiri. AI ada di internet, di media sosial, dan di perangkat pintar atau asisten pribadi seperti Siri dan Alexa. Namun salah satu kesalahpahaman yang paling umum tentang AI adalah bahaya yang dapat ditimbulkannya.

Lagipula, berbicara mengenai manusia yang bergantung pada teknologi, sudah terlalu banyak film yang menunjukkan bagaimana hal itu bisa salah. Namun, di dunia modern ini AI juga dapat menjadi bagian penting dari teknologi yang dapat membantu kemajuan masyarakat--selama teknologi tersebut dibuat untuk tujuan ini.

AI digunakan dengan baik oleh generasi tua dan muda. AI berperan dalam membentuk proses bisnis, mengelola kampanye pemasaran, dan yang paling umum adalah merekomendasikan artikel atau video terbaik untuk dinikmati saat menjelajahi media sosial.

Plus minus AI bagi remaja dan dunia pendidikan

Ilustrasi pembe;ajaran menggunakan AI. [iStock]
Ilustrasi pembe;ajaran menggunakan AI. (sumber: iStock)

Seperti dijelaskan AI Magazine, generasi muda--lebih dikenal dengan Gen Z dan Generasi Alfa--saat ini telah tumbuh dengan teknologi. Kemungkinannya, mereka tidak tahu apa itu penyeranta (pager) atau mesin tik.

Suka atau tidak suka, mereka dikelilingi oleh AI meskipun mereka mungkin tidak tahu apa itu AI. Sementara orang dewasa menggunakan gadget dan perangkat yang berbeda untuk mengatur jadwal dan tanggung jawab harian mereka.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kaum muda juga tahu atau berharap untuk tahu cara menggunakan perangkat ini. Meluasnya penggunaan ponsel pintar, tablet, dan komputer pribadi telah membantu anak-anak dan remaja untuk membiasakan diri mereka dengan teknologi, dan lebih khusus lagi dengan AI.

baca juga

Jenis kecerdasan buatan yang paling umum saat ini adalah apa yang disebut oleh para ahli sebagai AI yang lemah. Ini adalah AI yang ditemukan dalam algoritme yang digunakan untuk memprediksi respons.

Contoh terbaik dari algoritma ini dapat ditemukan di situs web media sosial yang merekomendasikan iklan atau video yang sesuai dengan minat pengguna.

Cara kerjanya pun sederhana, ketika seorang anak atau remaja sibuk mencari video yang lucu, algoritme AI bekerja untuk merekomendasikan lebih banyak video untuk ditonton selanjutnya. Selain di media sosial, AI juga bisa ditemukan di sistem rumah pintar dengan menggunakan Alexa atau Siri dimmana AI tersebut berkerja untuk memberikan perintah suara, dan kemudian AI akan memproses perintah tersebut.

Cukup ajukan pertanyaan, dan AI akan menjawab berdasarkan pola dan data yang dikumpulkan dari penggunaannya. Bisa dibayangkan jika AI nanti kedepannya akan menjawab pertanyaan apapun--seperti fenomena ChatGPT.

Adapun dampak positif dari AI adalah untuk mempermudah mengakses ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan misalnya. Banyak sekolah yang sudah mulai memperkenalkan beberapa inovasi teknologi dengan menggunakan AI.

Di ruang kelas, AI dapat membantu mengembangkan alat pembelajaran individual yang dapat membantu siswa berkembang lebih baik. Dengan penggunaan teknologi ini, pusat pendidikan juga dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada setiap siswa.

Namun jangan terlalu cenderung tehadap hal positif dari AI, nyatanya AI juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Untuk mencegah hal itu sistem keamanan dan kesejahteraan anak muda sangatlah penting untuk memantau penggunaan AI yang pada tempatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Smarthome Berbasis AI, Keamanan Powerful yang Jadi Sasaran Empuk Para Hacker

Smarthome Berbasis AI, Keamanan Powerful yang Jadi Sasaran Empuk Para Hacker

Poptren | Senin, 06 Maret 2023 | 21:40 WIB

Mungkinkah Robot AI Bakal Lebih Pintar dan Lebih Manusiawi?

Mungkinkah Robot AI Bakal Lebih Pintar dan Lebih Manusiawi?

Poptren | Rabu, 22 Februari 2023 | 18:14 WIB

Ini 3 Tools AI Canggih yang Ngebantu Banget Kerjaan Kamu

Ini 3 Tools AI Canggih yang Ngebantu Banget Kerjaan Kamu

Poptren | Senin, 20 Februari 2023 | 12:03 WIB

Terkini

Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih

Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?

Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50 WIB

BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga

BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong

Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:48 WIB

3 Serum Korea Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pengguna

3 Serum Korea Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Eks Ketua PPATK Ungkap Sisi Lemah Pelaku TPPU: Paling Takut Jadi Miskin!

Eks Ketua PPATK Ungkap Sisi Lemah Pelaku TPPU: Paling Takut Jadi Miskin!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:46 WIB

BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan

BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan

Jakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini

Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam

Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Lebih dari Sekadar Pangan Lokal, Ini Kisah Nasi Oyek Selamatkan Jenderal Soedirman

Lebih dari Sekadar Pangan Lokal, Ini Kisah Nasi Oyek Selamatkan Jenderal Soedirman

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:37 WIB

×