Poptren.suara.com - Ketika seseorang mengalami sakit gigi, ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan bahkan nyeri yang parah. Nyeri ini dapat memengaruhi suasana hati seseorang, dan menyebabkan perasaan tidak nyaman, kelelahan, serta mudah tersinggung dan marah.
Sakit gigi dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang berkelanjutan dan terus menerus. Ini dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis seseorang, dan memperburuk keadaan jika tidak diobati dengan tepat.
Sakit gigi pun dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang, yang juga dapat berdampak pada kesehatan mental dan emosional.
Selain itu, ketika seseorang mengalami sakit gigi, ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk makan, berbicara, dan bahkan berkonsentrasi. Ini tentunya sangat mengganggu dan menghilangkan fokus produktivitas.
Seacoast Dental Centre bahkan menuliskan bahwa meski mental orang pada umumnya akan berperilaku waras, tidak peduli pada hal apapunm namun semuanya berubah ketika mereka menderita sakit sakit gigi yang parah.
Sakit gigi terkadang digambarkan sebagai rasa sakit yang paling hebat yang dapat dirasakan, sehingga tidak mengherankan jika kamu mungkin merasa sangat sensitf dan sedikit gampang marah.
Sayangnya, terlalu sering pasien menunda untuk menghubungi dokter gigi dengan harapan rasa sakitnya akan hilang dengan sendirinya, dan baru menghubungi mereka ketika rasa sakitnya sudah hampir tak tertahankan.
Mengapa Sakit Gigi Sangat Menyakitkan?
![Ilustrasi sakit gigi. [iStock]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/03/08/1-istockphoto-1347401363-612x612.jpg)
Rasa sakit dari sakit gigi cukup unik, terutama karena wajah, kepala, dan gigi kita terhubung dengan sangat baik oleh sistem saraf kepala dan memiliki banyak koneksi saraf ke pusat rasa sakit di otak kita.
Ini berarti gigi kita sangat sensitif terhadap rangsangan yang menyakitkan, dan karena gigi berada di area saraf sensitif kepala, maka akan jauh lebih sulit untuk melepaskan diri dari perasaan ini.
Baca Juga: Benarkah Tidur Singkat Bermanfaat untuk Produktifitas dan Kesehatan ?
Banyak dari kita yang akrab dengan konsep "brain freeze" ketika mengunyah es krim terlalu cepat. Bahkan hal ini bisa sangat menyakitkan bagi seseorang yang memiliki gigi sensitif. Ketika gigi terinfeksi, sensasinya akan bertambah kuat, dan ini karena infeksi mempengaruhi pulpa gigi.
Biasanya, pulpa gigi kita terlindungi dengan baik karena berada tepat di tengah-tengah gigi. Pada gigi yang sehat, pulpa dikelilingi oleh lapisan dentin yang dilapisi oleh email gigi yang kuat.
Tapi ketika email gigi kita rusak atau membusuk, bakteri dalam mulut kita akan masuk ke bagian dalam gigi, dan secara bertahap menggerogoti dentin hingga mencapai pulpa. Pulpa gigi terdiri dari saraf dan pembuluh darah, itulah sebabnya mengapa sakit gigi sangat tidak menyenangkan.