Geger Soal Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas! Yuk, Kenali dan Jaga Ragam Jenis Burung Endemik di Kawasan Tersebut

Poptren

Kamis, 09 Maret 2023 | 17:39 WIB
Geger Soal Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas! Yuk, Kenali dan Jaga Ragam Jenis Burung Endemik di Kawasan Tersebut
Elang jawa di Ranca Upas. (Burung Indonesia)

Poptren.suara.com - Belakangan, media sosial dan pemberitaan daring diramaikan dengan aktivitas komunitas motor trail di wilayah konservasi satwa Ranca Upas, Bandung, yang berujung rusakya habitat lingkungan di sana.

Ranca Upas adalah sebuah daerah wisata yang terletak di kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia, yang berada di ketinggian sekitar 1.600 mdpl.

Kawasan itu juga dikenal sebagai tempat wisata yang menyajikan pemandangan alam yang indah serta fasilitas untuk berkemah dan menikmati keindahan alam. Di sini terdapat padang rumput yang luas, danau, hutan pinus, serta banyak jenis flora dan fauna yang hidup di sekitar area tersebut.

Tentunya, penting bagi kita untuk menjaga dan melestarikan kawasan tersebut. Selain sebagai kawasan konservasi rusa-rusa dan hutan, kawasan itu juga menjadi tempat tinggal bagi spesies burung-burung endemik di Pulau Jawa.

Adalah Hutan Tambakruyung menjadi salah satu wilayah di kawasan tersebut. Selain memiliki bentang alam yang memukau, kawasan itu juga memiliki keanekaragaman burung-burung.

Berikut tujuh burung endemik yang dapat kita lihat dan temukan di sekitar Ranca Upas.

1. Luntur jawa (Apalharpactes reinwardtii)

Burung luntur jawa. [Burung Indonesia]
Burung luntur jawa. (sumber: Burung Indonesia)

Burung warna-warni ini memiliki ukuran tubuh yang relatif besar dengan ukuran sekira 34 cm. Luntur jawa merupakan spesies burung endemik Pulau Jawa yang memiliki persebaran yang sangat terbatas di bagian barat Pulau Jawa. Dalam catatan populasi global diperkirakan tidak lebih dari beberapa ratus pasang dewasa.

2. Sepah gunung (Pericrocotus miniatus)

Burung sepah gunung. [Burung Indonesia]
Burung sepah gunung. (sumber: Burung Indonesia)

Selain suaranya yang merdu, burung sepah gunung juga memiliki bulu yang sangat mencolok dengan warna merah dan hitam kebiruan. Tubuh burung endemik ini cukup langsing, yakni memiliki ukuran sekitar 19 cm.

Sepah gunung memiliki penyebaran global meliputi Pulau Sumatra dan Jawa, namun terbatas menghuni hutan pegunungan dari ketinggian 1.200—2.700 mdpl.

baca juga

3. Puyuh-gonggong jawa (Arborophila javanica)

Burung puyuh-gonggong jawa. [Burung Indonesia]
Burung puyuh-gonggong jawa. (sumber: Burung Indonesia)

Puyuh-gonggong jawa cukup mudah dibedakan dengan burung puyuh lainnya, ia memiliki tubuh yang berukuran cukup besar, yakni 28 cm. Keberadaannya di Hutan Tambakruyung cukup umum dan relatif sering terdengar suaranya dari jarak yang jauh sekalipun.

Meski begitu, tren populasi burung endemik ini diperkirakan terus menurun disebabkan oleh kehilangan habitat utamanya di elevasi yang lebih rendah (IUCN, 2021).

4. Kacamata pleci (Zosterops melanurus)

Burung kacamata pleci. [Burung Indonesia]
Burung kacamata pleci. (sumber: Burung Indonesia)

Burung ini memiliki ciri khas berupa pola lingkaran yang menyerupai kacamata pada sekeliling matanya dan memiliki tubuh yang relatif kecil, yakni sekitar 9.6—11 cm.

Penyebaran utama burung kacamata pleci ada di Pulau Jawa dan Bali, serta menghuni sebagian habitat hutan primer maupun sekunder. Lain itu burung ini juga bisa dijumpai di habitat bakau, taman, area budidaya, dan taman-taman kota.

5. Celepuk jawa (Otus angelinae)

Burung celepuk jawa. [Burung Indonesia]
Burung celepuk jawa. (sumber: Burung Indonesia)

Celepuk jawa termasuk burung hantu yang relatif kecil dengan ukuran 16-18 cm, serta memiliki warna tubuh dominan coklat kemerahan.

Ciri khas utama burung endemik ini terdapat pada alis putih yang memanjang hingga kuncung telinganya. Tersebar terbatas di Pulau Jawa dan mendiami habitat hutan pegunungan primer, burung ini hidup pada ketinggian 1.500—2.000 mdpl.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Ini Bagikan Video Kondisi Terkini Ranca Upas : Liat Nih Tumbuh Lagi Gak!

Pria Ini Bagikan Video Kondisi Terkini Ranca Upas : Liat Nih Tumbuh Lagi Gak!

Poptren | Rabu, 08 Maret 2023 | 14:36 WIB

Buaya Gak Masuk Daftar! Ini Hewan-Hewan yang Terkenal Paling Setia dengan Pasangannya

Buaya Gak Masuk Daftar! Ini Hewan-Hewan yang Terkenal Paling Setia dengan Pasangannya

Poptren | Selasa, 14 Februari 2023 | 20:44 WIB

Pohon Cemara dan Lingkungan Alam, Apa Kaitannya ?

Pohon Cemara dan Lingkungan Alam, Apa Kaitannya ?

Poptren | Senin, 12 Desember 2022 | 16:16 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×