Poptren.suara.com - Masih banyak mitos yang beredar di masyarakat bahwa wanita bertubuh bertubuh mungil memiliki nafsu seksual yang lebih besar dibandingkan dengan wanita dengan ukuran tubuh yang lebih besar. Namun, apakah mitos ini benar adanya?
Sebenarnya, tidak ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa ukuran tubuh atau berat badan seseorang memiliki kaitan dengan tingkat nafsu seksual. Penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dan tingkat nafsu seksual pada wanita.
Tingkat nafsu seksual dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti faktor biologis, psikologis, dan lingkungan. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi tingkat nafsu seksual seseorang, seperti status hormonal, pengaruh obat-obatan atau penyakit tertentu, dan lingkungan sosial.
Selain itu, peran psikologis seperti tingkat stres, kecemasan, dan kepuasan hubungan juga dapat memengaruhi tingkat nafsu seksual.
Untuk itu bahwa wanita bertubuh mungil memiliki nafsu seksual yang lebih besar dibandingkan dengan wanita dengan ukuran tubuh yang lebih besar tidak memiliki dasar ilmiah. Tingkat nafsu seksual dipengaruhi oleh banyak faktor dan dapat bervariasi antar individu.
Namun seksolog ternama Tanah Air, dokter Boyke menjelaskan ada salah satu ciri yang bisa dilihat seorang wanita memiliki nafsu seks yang besar atau tidak. Yaitu dengan melihat bulu pada wanita, jika berbulu lebat menandakan produksi hormon testosteron yang tinggi.
Menurutnya semakin tinggi kadar hormon testosteron dalam tubuh seseorang, maka makin tinggi juga gairah bermain cintanya.B Dia menuturkan bulu-bulu yang dimaksud itu ada di anu wanita, atas bibir, leher, dan tangan.
“Kalau (wanita) berbulu itu lebih tinggi gairahnya ketimbang yang tidak," kata Dokter Boyke, dikutip dari kanal Youtube TonightShowNet, Rabu, (12/4).
Baca Juga: Ngebut Bawa Fortuner hingga Tabrak Ojol di Jaksel, Kasus Anak Pensiunan Kemenhan Berujung Damai