Poptren.suara.com - Transmisi mobil terbagi jadi dua, ada transmisi manual dan transmisi matik. Pada transmisi mobil matik, beberapa diantaranya terdapat knob atau tombol yang umumnya terdapat di jenis tuas transmisi dengan perpindahan straight atau model lurus. Kok bisa ?
Karena pada tuas model gate atau zig-zag pergeserannya mengikuti pattern sebagai pengaman, sedangkan yang straight butuh mekanis tambahan untuk penambahan keamanan, yaitu tombol release. Dengan kata lain, model pergeseran yang lurus, tuas cenderung lebih mudah digeser.
Lain hal nya dengan model gate, dimana pergeseran tuasnya perlu menghapal pola penggeserannya, dan cenderung lebih sulit untuk digeser, baik secara sengaja ataupun tidak. Perlu diingat, perpindahan tuas secara tidak sengaja bisa menjadi masalah dalam pengoperasian transmisi mobil matik, seperti dari D ke R, atau dari P ke D, atau dari P ke R. Mengapa demikian ?
Karena mobil yang sedang diam di P atau N tanpa adanya tombol release, bisa dengan mudah berganti ke R sehingga mundur seketika. Bahkan tidak menutup kemungkinan posisi transmisi dari P saat melaju, tuas bisa mudah digeser ke R yang akan sangat membuka kemungkinan alami kerusakan pada girboks transmisi.
Maka dari itu tombol release diperlukan untuk posisi tuas yang geraknya berlawanan, misalkan dari P mau ke R, maka tombol release perlu ditekan agar tuas bisa digeser. Sama halnya dengan dari N ke R agar mobil tidak mudah langsung mundur, tekan tombol release sebelum digeser.