Poptren.suara.com - Salah satu rempah dengan aroma yang unik, yang umum ditambahkan dalam adonan kue atau minuman, adalah kayu manis, dengan kandungan fitonutrien atau senyawa khas, dan hanya kayu manis yang punya. Kayu manis juga mengandung polifenol.
Polifenol adalah senyawa yang bersifat antioksidan yang bisa menangkal paparan radikal bebas pada tubuh. Selain itu di dalam kayu manis terkandung pula berbagai mineral lain yang diperlukan tubuh, seperti zat besi, mangan, magnesium, kalsium, dan sulfur. Hingga sekarang, masih belum ada jumlah dan cara yang pasti untuk mengonsumsi tanaman herbal satu ini.
Pada umumnya, kayu manis tersedia dalam bentuk kulit yang sudah dikeringkan. Ada pula yang sudah menjadi minyak esensial, caira ekstrak daun kering, bubuk kayu manis hingga sirup. Kayu manis memiliki manfaat yang baik, apalagi untuk kesehatan, yaitu :
1. Bantu turunkan diabetes
Mengonsumsi kayu manis ternyata bisa membantu menurunkan gula darah puasa pada pengidap penyakit diabetes tipe dua (2) dan prediabetes, karena kayu manis mampu membuat tubuh merespons hormon insulin dengan baik dan membantu mengendalikan gula darah.
Hal ini masih harus ada penelitian lebih lanjut terkait kayu manis untuk diabetes unuk mengetahui keampuhannya, dengan cara menggunakan metode sampel paling kecil.
2. Cegah peradangan
Memiliki kandungan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan yang ampuh menangkal radikal bebas pada tubuh, ternyata juga berpotensi bekerja sebagai antiradang. Radang sendiri merupakan respons tubuh yang penting untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan tubuh.
3. Cegah infeksi gigi dan mulut
Baca Juga: Catat ! Deretan Manfaat Kayu Bajaka untuk Kesehatan
Kayu manis membantu melawan infeksi jamur Candida penyebab kandidiasis oral dan bisa menyebabkan seriawan, juga membantu melawan bakteri P. gingivalis penyebab periodentitis, penyakit infeksi pada gusi yang parah karena kayu manis mengandung linalool, eugenol, alfa-terpineol, dan cinnamaldehyde bekerja melawan bakteri dan jamur.
4. Bantu cegah kanker
Kayu manis mengandung senyawa yang bersifat antikanker dan didapat dari senyawa eugenol dan cinnamalehyde. Bahkan jurnal European Journal of Medicinal Chemistry pada tahun 2019 memaparkan bahwa kayu manis berpotensi memicu kematian sel kanker.
5. Cegah penyakit jantung
Kandungan cinnamaldehyde dan cinnamic acid pada kayu manis mampu menstabilkan tekanan darah dan melemaskan pembuluh darah sehingga aliran darah lancar dan risiko hipertensi juga berkurang. Kayu manis juga dipercaya menurunkan kadar kolesterol dan lemak pada darah.