Laporan dari The Elec berbahasa Korea mengungkapkan bahwa pada tanggal 1 Agustus, Samsung Display telah mendapatkan persetujuan untuk memulai produksi massal lebih awal daripada pesaingnya, yaitu LG Display dan BOE.
LG Display, yang menjadi pemasok panel OLED untuk kedua model iPhone 15 Pro, telah mendapatkan persetujuan bersyarat untuk iPhone 15 Pro versi yang lebih kecil, dan diharapkan akan menerima persetujuan resmi untuk iPhone 15 Pro Max dalam waktu satu atau dua bulan ke depan.
Sementara itu, BOE, yang menjadi pemasok layar OLED untuk iPhone 15 standar dan iPhone 15 Plus yang lebih besar, masih menunggu persetujuan bersyarat dari Apple.
Dikutip dari Macrumors, beredar khabar yang menyebutkan bahwa iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max akan memiliki bingkai yang lebih tipis dibandingkan model iPhone 14 Pro, dan pengurangan ukuran bingkai ini menyebabkan masalah dalam proses produksi.
LG Display, terutama, menghadapi kesulitan dalam mengimplementasikan bingkai yang lebih kecil, dan kedua perusahaan LG dan BOE mengalami kesulitan dalam menambahkan lubang untuk komponen Dynamic Island, sehingga pemasok terakhir kemungkinan akan mengalami kegagalan dalam memenuhi pengiriman selama sisa tahun ini.
BOE akhirnya harus menyerahkan pengiriman awal layar OLED kepada Samsung, yang kini diperkirakan akan mencapai tingkat pengiriman yang lebih tinggi pada tahun 2023 dibandingkan dengan harapan sebelumnya.
Meskipun LG Display tidak mendapatkan persetujuan produksi massal tepat waktu, para pengamat industri berpendapat bahwa kerugian bagi LG kemungkinan akan terbatas karena gangguan produksi juga terjadi di sisi pasokan modul kamera.
Sensor gambar untuk seri iPhone 15 sebagian besar dipasok oleh Sony, sementara komponen zoom lipat untuk lensa Periscope pada model Pro Max dipasok oleh LG Innotek. Namun, hasil produksi dari kedua komponen tersebut dilaporkan berada di bawah harapan.
Menurut laporan tersebut, Apple kemungkinan akan memprioritaskan produksi model Pro berukuran 6,1 inci daripada Pro Max berukuran 6,7 inci, yang saat ini mengalami gangguan produksi paling banyak, untuk menjamin ketersediaan 50-60% dari model Pro pada tahun ini.
Baca Juga: Jadi Tersangka, Panji Gumilang Terancam 10 Tahun Penjara
Meskipun mengalami gangguan, laporan dari The Information menyatakan bahwa Apple tetap berencana untuk merilis seluruh model iPhone 15 pada bulan September sesuai yang diharapkan, meskipun mungkin akan ada jumlah terbatas dari perangkat iPhone 15 Pro Max yang tersedia dalam beberapa minggu setelah peluncuran.