Poptren.suara.com - Pendiri Perusahaan raksasa Indofood dan Bank BCA, Sudono Salim rupanya pernah alami masa-masa sulit semenjak kecil dan di hari tuanya.
Ada jeritan hati yang tersimpan rapat di lubuk Sudono Salim, di mana masa kecil pernah menjadi gelandangan.
Pun di hari tua, Sudono Salim harus minggat dari Indonesia ke negara tetangga, Singapura oleh sebab masalah krusial.
Seperti apa ceritanya? Berikut ulasannya.
Jadi Gelandangan atau Gembel
Sebagaimana dalam narasi kanal Youtube Hajar Win, Sudono Salim semula ada warga negara Tiongkok, namun di usia remaja memilih keluar dari negaranya.
Sudono Salim memilih Indonesia untuk berlabuh dan mencari nafkah, di tengah gonjang-ganjing negaranya yang perang dengan Jepang.
Di samping itu, sang kakak kandung, rupanya lebih dulu hijrah ke bumi Nusantara, Kudus, Jawa Tengah.
Suatu ketika, Sudono Salim berangkat dari Tiongkok menuju pelabuhan Kudus dengan menumpang kapal milik orang Belanda.
Baca Juga: Punya Rumah Berlapis Emas, Ini Ritual Sakti Hasim Hadado, Crazy Rich Kota Palu
Di usianya yang baru 15 tahun, Sudono Salim kaget, rupanya kapal yang ia tumpangi malah turun di pelabuhan Surabaya.
Sontak saja, Sudono Salim kebingunan sebab tak mengenal sipapapun di sana, akhirnya ia terpaksa menjadi gelandangan di lorong-lorong pelabuhan Surabaya selama empat hari.
Beruntungnya, sang kakak mengetahui keberadaannya dan menjemputnya ke Surabaya untuk dibawanya ke Kudus.
Diusir Massa dan Pendemo
Setelah sukses menjadi konglomerat kaya dengan segudang raksasa bisnisnya, Sudono Salim nampak sedih di hari tuanya.
Sebab Sudono Salim harus memilih meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Singapura oleh sebab rumahnya dijarah massa.