Jangan Anggap Enteng Kesemutan, Bisa Jadi itu Tanda Penyakit Serius

Poptren | Suara.com

Sabtu, 05 Agustus 2023 | 23:56 WIB
Jangan Anggap Enteng Kesemutan, Bisa Jadi itu Tanda Penyakit Serius
Ilustrasi kesemutan di kaki. (Freepik/febrikasimf)

Poptren.suara.com - Kesemutan adalah sensasi tertusuk-tusuk, terbakar dan mati rasa di bagian tubuh tertentu. Istilah medis untuk kesemutan adalah parestesia. Kesemutan biasanya disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf, terutama pada saraf perifer yang menghubungkan bagian tubuh ke sumsum tulang belakang dan otak.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) UM Surabaya Era Catur Prasetya menjelaskan kesemutan yang berlangsung lama atau berulang-ulang dapat menandakan kondisi yang berbahaya.

Menurut Catur penyebab kesemutan bisa timbul karena aktivitas yang terlalu tegang dan dalam waktu lama. Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh.

Kesemutan di bagian badan sebaiknya tidak dianggap enteng. Meskipun biasanya kesemutan adalah gejala sementara dan tidak berbahaya, tetapi dalam beberapa kasus, kesemutan dapat menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kesemutan perlu diperhatikan:

Penyakit saraf perifer
Kesemutan dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saraf perifer, seperti neuropati perifer, yang bisa disebabkan oleh diabetes, cedera saraf, atau kondisi medis lainnya.

Cedera saraf
Trauma atau cedera pada saraf dapat menyebabkan kesemutan pada area yang terkena dan memerlukan perhatian medis.

Hernia cakram tulang belakang
Hernia cakram di tulang belakang bisa menekan saraf dan menyebabkan kesemutan yang menjalar ke bagian tubuh tertentu.

Penyakit vaskular
Masalah sirkulasi darah, seperti pembuluh darah tersumbat atau penyakit arteri perifer, juga dapat menyebabkan kesemutan.

Kekurangan vitamin atau gangguan metabolik
Beberapa kondisi medis seperti kekurangan vitamin B12 atau gangguan metabolik tertentu dapat menyebabkan gangguan saraf dan menghasilkan kesemutan.

Jika kesemutan terjadi secara teratur, berlangsung dalam jangka waktu yang lama, atau disertai gejala lain seperti kelemahan otot, kesulitan berjalan, atau gangguan koordinasi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi dan diagnosis yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, riwayat medis, dan mungkin tes tambahan untuk menentukan penyebab kesemutan dan memberikan penanganan yang sesuai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Penyebab Kesemutan, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes

5 Penyebab Kesemutan, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes

Lifestyle | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:45 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB