Jangan Gegabah Nyicil KPR, Bisa-Bisa Auto Miskin

Poptren

Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:58 WIB
Jangan Gegabah Nyicil KPR, Bisa-Bisa Auto Miskin
Ilustrasi rumah KPR (salah udin/flickr)

Poptren.suara.com - Apa benar mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) bisa bikin miskin mendadak? Bukankah justru sebaliknya, karena rumah masih dinilai sebagai aset yang berkembang nilai jualnya.

boleh jadi benar, kekayaan bersih Anda bakal meningkat karena ada aset baru dalam keuangan pribadi Anda. Namun jangan lupa, KPR juga merupakan utang, maka selain ada pertambahan nilai aset ada pula pertambahan nilai utang yang harus Anda hitung.

Jika tak cermat, maka Anda bisa miskin mendadak.

Utang sejatinya merupakan pengeluaran wajib yang harus dibayar, itu artinya kehadirannya bisa menjadi suatu hal yang bersifat prioritas.

Tanpa manajemen keuangan yang baik, pengeluaran yang tinggi tentu bisa menimbulkan masalah pada kemudian hari, terlebih jika pengeluaran bahkan melebihi pemasukan bulanan.

Jika itu terjadi, maka secara perlahan tabungan akan terkuras habis. Selain menambah utang baru, bisa saja Anda juga kehilangan rumah yang baru Anda beli karena tidak sanggup membayar cicilan.

Bagi Anda yang tidak ingin merasakan hal itu, berikut adalah dua hal yang harus dipersiapkan sebelum mengajukan KPR.

Bersih dari utang

Dalam perencanaan keuangan, cicilan utang bulanan maksimal yang ideal adalah tidak lebih dari 30% pemasukan. Jadi, jika Anda saat ini sudah memiliki cicilan utang setara 10% dari pemasukan, Anda masih memiliki ruang sebesar 20% untuk cicilan lainnya.

baca juga

Akan tetapi, bunga KPR yang bersifat floating tentu akan membuat nilai cicilan berfluktuasi seiring dengan berjalannya waktu. Ketika suku bunga acuan dari bank sentral naik, maka bunga KPR pun naik, begitu pula dengan cicilan KPR.

Jika tenor KPR yang diambil cukup panjang, maka beban finansial tentu bisa semakin membebani di kemudian hari.

Tidak akan ada yang tahu seperti apa kondisi perekonomian yang terjadi di Indonesia dalam jangka panjang, bisa jadi ada hal-hal yang nantinya akan memaksa pemerintah untuk menaikkan suku bunga dan memunculkan dampak baru pada finansial Anda.

Dana darurat di atas 6 kali pengeluaran bulanan

Dana darurat, sejatinya  bertujuan untuk mengantisipasi adanya risiko kehilangan penghasilan yang muncul karena berbagai faktor.

Mencari pekerjaan tentu jadi solusi, tapi untuk kondisi saat itu tentu itu tak mudah. Karenanya, sediakanlah dana darurat lebih dari enam kali pengeluaran bulanan sebagai bentuk antisipasi.

Ketika penghasilan hilang, cicilan akan tetap berjalan dan menjadi pengeluaran wajib Anda. Pendek kata, Anda tentu bisa membayar cicilan KPR itu dengan dana darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juli Konten Youtube Bisa Jadi Jaminan Utang di Bank, Netizen: "Bayar Cicilan Pake Ngonten"

Juli Konten Youtube Bisa Jadi Jaminan Utang di Bank, Netizen: "Bayar Cicilan Pake Ngonten"

Poptren | Kamis, 16 Februari 2023 | 09:06 WIB

Anies Baswedan Tak Kunjung Bayar Utang Rp50 M? Sandiaga Uno Relakan Usai Salat Istikharah

Anies Baswedan Tak Kunjung Bayar Utang Rp50 M? Sandiaga Uno Relakan Usai Salat Istikharah

Poptren | Selasa, 07 Februari 2023 | 15:51 WIB

Luhut Sebut Utang Indonesia 7 Ribu Triliun, Itu Paling Kecil di Dunia

Luhut Sebut Utang Indonesia 7 Ribu Triliun, Itu Paling Kecil di Dunia

Poptren | Selasa, 09 Agustus 2022 | 06:40 WIB

Terkini

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

×