Cegah Ikan Endemik Punah, Pemerintah Ajak Masyarakat Jaga Habitat Ini

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 28 Juli 2019 | 18:00 WIB
Cegah Ikan Endemik Punah, Pemerintah Ajak Masyarakat Jaga Habitat Ini
Pemerintah ajak masyarakat jaga habitat perairan darat. (FAO IFISH)

Suara.com - Cegah Ikan Endemik Punah, Pemerintah Ajak Masyarakat Jaga Habitat Ini.

Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa, FAO, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah berusaha mencegah punahnya ikan endemik asal Kampar, Riau, seperti ikan jelawat dan belida.

Dalam acara tersebut, sebanyak 20 pembudidaya ikan hadir untuk mengikuti acara bertajuk 'Pelatihan Budidaya yang Bertanggungjawab' atau juga disebut proyek IFISH.

"Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadarannya untuk menjaga kebersihan sungai. Kami himbau masyarakat tidak lagi membuang sampah atau polutan lainnya ke sungai untuk menjaga ekosistem perairan sungai. Dengan gerakan ini diharapkan keanekaragaman hayati dan produktivitas ikan di sungai juga meningkat" jelas National Project Manager FAO IFISH, Ateng Supriatna, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Kepala Pusat Riset Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Waluyo Sejati Abutohir menegaskan, jika tidak segera dilakukan tindakan pencegahan maka ikan-ikan endemik atau ikan lokal ekonomis penting di perairan darat akan terancam punah.

"Keadaan ikan endemik ini sangat mengkhawatirkan, Kalau tidak segera dilakukan tindakan baik besar maupun kecil, ada kekhawatiran hilangnya ikan endemik di setiap daerah," Jelas Waluyo.

Waluyo menambahkan perairan darat di Indonesia belum tergarap dengan baik. Di sisi lain degradasi habitat di perairan umum sangat cepat karena akses masyarakat ke parairan darat cukup mudah.

Pelatihan budidaya yang bertanggungjawab sendiri bertujuan agar limbah budidaya dapat dikelola lebih baik.

Selain limbah, para pembudidaya juga dilatih untuk membangun konstruksi keramba yang baik, pilihan bibit yang tersertifikasi, dan penggunaan pakan yang baik. Oleh sebab itu cegah ikan endemik punah, pemerintah ajak masyarakat jaga habitat perairan darat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seleksi Capim KPK, Koalisi Antikorupsi: Rezim Jokowi  Tertutup

Seleksi Capim KPK, Koalisi Antikorupsi: Rezim Jokowi Tertutup

News | Minggu, 28 Juli 2019 | 15:31 WIB

Ditangkap KPK, Bupati Kudus M Tamzil Terlibat Suap Jual Beli Jabatan

Ditangkap KPK, Bupati Kudus M Tamzil Terlibat Suap Jual Beli Jabatan

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 17:39 WIB

OTT Bupati Kudus, Ajudan hingga Calon Pejabat Kedinasan Ikut Diciduk KPK

OTT Bupati Kudus, Ajudan hingga Calon Pejabat Kedinasan Ikut Diciduk KPK

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×