Beasiswa PMDSU Ditjen Dikti, Buka Harapan Jadi Ilmuwan Muda Indonesia

Fitri Asta Pramesti

Rabu, 05 Mei 2021 | 14:50 WIB
Beasiswa PMDSU Ditjen Dikti, Buka Harapan Jadi Ilmuwan Muda Indonesia
Ilustrasi pendidikan, beasiswa. (Shutterstock)

Suara.com - Keinginan belajar yang tinggi membuat Suhendra Pakpahan, pria asal Desa Sirisirisi, Doloksanggul, Medan, Sumatera Utara berhasil meraih gelar doktor melalui Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch 1 pada 2013 lalu.

Hendra menuntut ilmu untuk S1 di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Setelah menyelesaikan jenjang S1, ia melanjutkan kesibukannya dengan bekerja di sebuah perusahaan.

Karena rasa ingin tahunya yang tinggi dan masih haus akan ilmu, Hendra kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa PMDSU dengan berbagai persyaratan dan seleksi yang tentunya sudah dilalui.

Informasi mengenai program beasiswa PMDSU didapatnya melalui salah satu rekan saat kuliah dulu. Namun pada saat itu karena program tersebut baru saja diluncurkan ke publik, masih ada beberapa informasi yang kurang dapat dipahami.

Sempat merasa bingung dan pasrah, Hendra memutuskan untuk tetap menunggu hasil tersebut hingga akhirnya dinyatakan lolos.

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjadi pilihan Hendra untuk melanjutkan pendidikannya. Hal tersebut karena saat menempuh S1 di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Program Studi Peternakan. Karena menurutnya kedua bidang tersebut masih sejalan, maka Hendra memutuskan mendaftar di Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

Bagi pria kelahiran 1988 ini, kuliah di Yogyakarta merupakan salah satu impiannya. Setelah 3 bulan penantian dan kemudian dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa program PMDSU, ia pun segera mempersiapkan diri untuk berangkat ke kota pelajar tersebut untuk melakukan daftar ulang dan tes mandiri dari kampus.

Selama menjadi penerima beasiswa PMDSU, ia mendapat banyak teman baru dari berbagai kampus di pulau Jawa. Pasalnya, pada saat itu program ini hanya bekerja sama dengan kampus di wilayah pulau Jawa saja. Adapun total penerima beasiswa program beasiswa PMDSU Batch 1 sebanyak 57 orang.

Program beasiswa PMDSU ini merupakan kesempatan emas bagi Hendra, karena dari segi pemahaman ilmu pengetahuan yang didapatkan memberikan pengalaman menarik melebihi jenjang pendidikan sebelumnya.

baca juga

"Saya bersyukur menjadi bagian dari PMDSU Batch 1 ini. Pada awalnya cukup berat tapi setelahnya menjadi lebih banyak mengetahui mengenai dunia luar serta berkolaborasi dengan pendidikan luar," ujar Hendra.

Selama mengikuti program PMDSU, Hendra telah berhasil menerbitkan 6 jurnal internasional. Menariknya, ia menjadi satu-satunya mahasiswa UGM yang mengikuti seleksi proposal penelitian ke Jerman selama satu tahun. Hal tersebut membuatnya semakin menyadari bahwa ilmu pengetahuan tidak sedangkal yang dipikirkan sebelumnya.

Menurutnya, selain pengalaman yang menarik, tantangan pun juga dilaluinya. Salah satunya atmosfer yang baru yaitu, budaya dengan daerah asalnya dengan budaya di Yogyakarta sangat berbeda terutama dalam berkomunikasi.

Selain itu juga karena Yogyakarta merupakan kota pelajar dimana lingkungan pertemanan di sana sangat luas. Hal tersebut memberikan kesan tersendiri selama kuliah di sana. 

“Tetap semangat walaupun pada saat-saat kuliah itu banyak tantangan dan rintangannya, tetapi itu sangat menarik untuk dijadikan sebuah pengalaman yang menyenangkan setelah kita lulus dari PMDSU,” pesan Hendra.

Gelar doktor diraih Hendra dengan predikat summa cum laude dengan IPK 3,98. Setelah menyelesaikan program PMDSU, ia direkrut menjadi asisten dosen di UGM dan diminta membantu menyelesaikan proyek penelitian salah satu profesornya. Selanjutnya, ia menjadi dosen di Universitas Kristen Duta Wacana selama 2 tahun.

Saat ini Hendra bergabung dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada bagian Pusat Penelitian Biologi khususnya di bidang ilmu hewan. Ia tergabung dalam dua kelompok penelitian terutama untuk karakterisasi satwa sawah terancam punah.

Dari pengalaman sebagai karyasiswa penerima beasiswa PMDSU yang sudah Hendra lalui dalam program tersebut, mahasiswa dituntut lebih aktif, inovatif, kreatif, dan responsif. Bekal tersebut menurutnya sangat bermanfaat untuk diterapkan di dunia kerja.

“Karena kita waktu itu masih muda dan aktif, jadi kita sudah terbiasa dengan hal tersebut. Sehingga di dunia kerja kita menjadi lebih cepat menyesuaikan serta dapat diandalkan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Beasiswa untuk Putra-putri Patriot KRI Nanggala 402

Pemerintah Siapkan Beasiswa untuk Putra-putri Patriot KRI Nanggala 402

News | Jum'at, 30 April 2021 | 12:40 WIB

2021, Pemkab Rohil Kembali Berikan Beasiswa Pendidikan di PCR

2021, Pemkab Rohil Kembali Berikan Beasiswa Pendidikan di PCR

Riau | Rabu, 28 April 2021 | 22:30 WIB

Ridwan Kamil Berikan Uang Untuk Beasiswa Anak dari Almarhum Letkol Irfan

Ridwan Kamil Berikan Uang Untuk Beasiswa Anak dari Almarhum Letkol Irfan

Bogor | Selasa, 27 April 2021 | 17:16 WIB

Anak Korban KRI Nanggala 402 Dapat Beasiswa Pemkot Surabaya Sampai Kuliah

Anak Korban KRI Nanggala 402 Dapat Beasiswa Pemkot Surabaya Sampai Kuliah

Jatim | Senin, 26 April 2021 | 16:05 WIB

Cetak SDM Unggul, Kemendikbud dan LPDP Perluas Sasaran Program Beasiswa

Cetak SDM Unggul, Kemendikbud dan LPDP Perluas Sasaran Program Beasiswa

News | Jum'at, 23 April 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Cadangan Devisa Dirilis Hari Ini, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.934

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Komentar Pedas Pelatih Singapura Jelang vs Indonesia: Mitchell Baker Bukan Ancaman

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:30 WIB

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Wangi Fresh Aquatic, Sensasi Segar dan Menenangkan Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

×