alexametrics

Telkom Kirim Kapal DPL untuk Percepat Recovery Kabel Laut SMPCS Biak-Jayapura

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Telkom Kirim Kapal DPL untuk Percepat Recovery Kabel Laut SMPCS Biak-Jayapura
Kapal DPL yang dikirm Telkom ke Biak-Jayapura. (Dok: Telkom)

Kabel laut SMPCS ini putus pada kedalaman 4.050 meter pada ruas Biak-Jayapura.

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah memberangkatkan Cableship DNEX Pacific Link (DPL) ke Jayapura. Cableship DPL akan melakukan penyambungan kabel laut Sumatera Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura.

"Telkom terus berupaya untuk mempercepat penyambungan kabel SMPCS ini agar masyarakat dapat kembali menikmati layanan TelkomGroup dengan nyaman seperti sediakala," tutur Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono dalam keterangannya pada Selasa, (8/6/2021).

Kapal DPL merupakan kapal yang dirancang khusus untuk kebutuhan penggelaran dan pebaikan kabel laut. Kapal yang memiliki berat hingga 7.000 ton ini dilengkapi dengan teknologi terbaik seperti Dynamic Positioning 2 (DP2) untuk sistem otomatisasi dengan full redundance, Remote Operated Vehicles (ROV), dan plough.

"Kapal memiliki kemampuan operasi hingga kedalaman 10-6.000 meter dan dapat berlayar nonstop hingga 60 hari," terangnya.

Baca Juga: Layanan Internet di Beberapa Wilayah Papua Ditargetkan Pulih Sepekan ke Depan

Kapal DPL telah berada di lokasi titik putus sejak 30 Mei 2021 pukul 23:21 WITA dan telah melakukan analisis terhadap kondisi arus, kontur laut, dan pola pelayaran. Saat ini kapal sedang melakukan penarikan kabel arah Biak/Sorong, yang kemudian akan dilanjutkan untuk arah Jayapura.

Kabel laut SMPCS menggunakan teknologi repeater dikarenakan jarak yang cukup jauh sehingga memerlukan tegangan tinggi.

"Saat proses penyambungan kabel nantinya, diperlukan pemadaman repeater namun tidak berdampak pada layanan karena sistem backup sudah disiapkan," katanya.

Untuk menjamin kualitas layanan, khususnya bagi pelanggan di Biak dan Manokwari, Telkom telah menyiapkan backup link yang dapat memenuhi kebutuhan layanan dalam kondisi normal, di mana rata-rata trafik untuk link ruas Biak-Manokwari-Sorong mencapai 40 Gbps dengan waktu puncak terjadi pada pukul 20:00 hingga 22:00.

Sementara di waktu lainnya total trafik berada di bawah 40Gbps. Untuk itu Telkom telah menyediakan backup menggunakan ruas Palapa Ring Timur Biak-Manokwari-Sorong dan Nabire-Timika masing-masing 2x10 Gbps, sehingga total mencapai 40 Gbps.

Baca Juga: Buron Sejak Lama, Komplotan Pencuri Kabel Telkom Seharga Rp1 Milyar Akhirnya Ditangkap

"Telkom akan mengupayakan pelaksanaan pemadaman menghindari waktu puncak agar kenyamanan dalam menggunakan layanan Telkom tetap terjaga. Kami memohon maaf apabila terdapat layanan yang kurang maksimal selama proses perbaikan, demi mengupayakan kabel kembali tersambung dan pelanggan mendapatkan experience layanan TelkomGroup secara maksimal,” ucap Pujo.

Komentar