Digelar Daring, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program

Fabiola Febrinastri

Senin, 04 Oktober 2021 | 11:40 WIB
Digelar Daring, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program
Para nara sumber Biennale Jogja XVI. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Biennale Jogja XVI Equator #6 mempertemukan Indonesia dengan Oseania, sebuah kawasan yang sangat dekat dengan Indonesia. Para penyelenggara BJ XVI Equator #6 2021 membaca sejarah Oseania, dalam rangka mengenali kembali identitas Indonesia.

“Oseania menjadi ruang kontestasi identitas yang menarik komunitas-komunitas yang tinggal bersama, untuk menyaksikan pergeseran sejarah dan kemudian menuliskan ulang sejarah mereka sendiri dalam pusaran politik lokal, (pasca) kolonial dan pergaulan global,” kata Direktur Yayasan Biennale Jogja Alia Swastika pada konferensi pers penyelenggaran Biennale Jogja XVI 2021, yang digelar secara daring, Jumat (1/10/2021) siang.

Biennale Jogja XVI 2021 digelar pada 6 Oktober hingga 14 November 2021. Seluruh rangkaian pameran dan program akan diselenggarakan di empat lokasi, yaitu Jogja National Museum (JNM), Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Museum dan Tanah Liat (MDTL), dan Indie Art House.

Alia mengatakan, Biennale Jogja kali ini menjadi istimewa, karena menandai satu dekade Biennale Jogja seri Khatulistiwa, yang dimulai sejak 2011. Untuk itu, diselenggarakan pula pameran arsip yang menampilkan kembali serpihan artefak dan catatan tentang pertumbuhan Yayasan Biennale Yogyakarta dalam ekosistem seni di Yogyakarta dan di kawasan global selatan.

“Menariknya, karya-karya seniman dari India hingga Brazil ini akan disajikan secara virtual melalui permainan minecraft. Hal ini menunjukkan bagaimana kami merespons relasi antara seni, pengetahuan, dan teknologi digital sebagai bagian dari spekulasi sejarah,” kata Alia.

Tidak kurang dari 34 seniman dan komunitas yang terlibat, di antaranya merupakan ruang dedikasi untuk seniman dan tokoh budaya; Y.B. Mangunwijaya dan Sriwati Masmundari. Sementara untuk program aktivasi terdapat kurang lebih 70 agenda, seperti Biennale Forum, Program Labuhan, Residensi, dan Resource Room. Selain itu, ada pula Bilik Negara Korea/ASEAN serta Taiwan yang mengundang para seniman dari dua wilayah tersebut.

Dengan kondisi pandemi yang masih membatasi kerumunan, pameran dan sebagian besar program dapat disaksikan melalui portal daring https://biennalejogja.org/2021/ dan akun media sosial Biennale Jogja.

“Jika sebelumnya berbagai program publik dapat melibatkan ratusan pengunjung, sekarang tidak bisa lagi karena kondisi pandemi,” ujar Gintani Nur Apresia Swastika, Direktur Biennale Jogja XVI Equator #6 2021.

Sementara itu, pameran utama yang diselenggarakan di JNM mengangkat tema Roots < > Routes. Tema tersebut berangkat dari hasil riset dua kurator, Elia Nurvista dan Ayos Purwoaji. Beberapa seniman partisipan antara lain Udeido Collective, Greg Semu, A Pond Is The Reverse of an Island, Radio Isolasido, juga Meta Enjelita dan Raden Kukuh Hermadi (dua seniman muda lulusan program Asana Bina Seni).

baca juga

Kedua kurator melakukan perjalanan riset di kepulauan Indonesia bagian timur, yang memiliki corak budaya identik dengan kawasan Oseania. Masing-masing melakukan penelitian di Ambon, Maluku, dan di Jayapura, Papua serta Maumere serta Kupang, di Nusa Tenggara Timur.

Berangkat dari amatan kurator, Biennale Jogja XVI menaruh perhatian besar pada narasi-narasi mengenai lokalitas dan pengetahuan tempatan, serta dekolonisasi dan desentralisasi. Biennale Jogja XVI bekerja sama dengan empat institusi dan kolektif seni dari Jayapura, Ambon, Kupang, dan Maumere untuk membuat Program Labuhan (Docking Program) sebagai perwujudan dari gagasan desentralisasi yang diusung.

“Penyelenggaraan Biennale Jogja XVI diharapkan dapat menjadi ruang dialog antara seniman dan intelektual dari Indonesia dengan seniman dan intelektual dari Oseania. Keduanya dapat belajar dari pengalaman masing-masing sebagai masyarakat bekas terjajah yang keberadaannya sudah terlalu lama didefinisikan oleh kuasa pengetahuan Barat,” jelas kurator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Pertemukan Indonesia dengan Oseania, Biennale Jogja XVI Suguhkan Puluhan Program Daring

Jogja | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 20:08 WIB

Biennale Jogja XVI Equator #6, YBY Bakal Gandeng Negara di Kawasan Pasifik

Biennale Jogja XVI Equator #6, YBY Bakal Gandeng Negara di Kawasan Pasifik

Jogja | Rabu, 18 November 2020 | 18:54 WIB

Mendarat di Malaysia, All New Honda City Hybrid Bakal Masuk Indonesia?

Mendarat di Malaysia, All New Honda City Hybrid Bakal Masuk Indonesia?

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:40 WIB

Diproduksi Wuling, Chevrolet Captiva Bukan untuk Pasar Indonesia

Diproduksi Wuling, Chevrolet Captiva Bukan untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 17:00 WIB

Keren, Wuling Siap Kapalkan 2.500 Unit Almaz Sampai Akhir Tahun!

Keren, Wuling Siap Kapalkan 2.500 Unit Almaz Sampai Akhir Tahun!

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 16:05 WIB

Sah! Wuling Lakukan Ekspor Perdana Almaz Berlogo Chevrolet

Sah! Wuling Lakukan Ekspor Perdana Almaz Berlogo Chevrolet

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 12:28 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×