Demi Bumi yang Lebih Baik, Otsuka Perkenalkan Ecovillage Program di Sukabumi

Vania Rossa

Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:21 WIB
Demi Bumi yang Lebih Baik, Otsuka Perkenalkan Ecovillage Program di Sukabumi
Bank Sampah Kehati di Otsuka Ecovillage. (Dok. Otsuka)

Suara.com - Pada masa pandemi, gerakan mengurangi sampah plastik cenderung dikesampingkan karena ketakutan masyarakat bahwa virus dapat bertahan di benda-benda tertentu selama beberapa waktu. Kecenderungan menggunakan benda sekali pakai juga meningkat drastis, terutama yang terbuat dari plastik, karena diyakini ini merupakan alternatif paling aman bagi masyarakat.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi merilis bahwa produksi sampah di Kota Sukabumi sendiri mengalami peningkatan selama masa pandemi dan PPKM Level 4. Di mana saat ini terjadi peningkatan sampah sebanyak 1,4 ton per hari dibandingkan sebelumnya (Agustus, 2021).

Tidak tinggal diam, pemerintah lokal pun bekerja dengan sebaik-baiknya untuk menanggulangi permasalahan ini, salah satunya lewat Gerakan Sukabumi Bestari, dan bekerja sama dengan sektor privat yang berada di Sukabumi, yaitu PT. Amerta Indah Otsuka, agar penanganan sampah dapat lebih efektif lagi.

Otsuka, produsen minuman dan makanan untuk kesehatan, sebagai entitas bagian dari masyarakat Sukabumi, berkomitmen untuk sepenuhnya membantu lingkungan dan program pemerintah lokal dalam menanggulangi sampah.

Hari ini, Rabu (13/10/2021), Otsuka meresmikan Bank Sampah Sehati yang merupakan bagain dari Program Otsuka Ecovillage. Otsuka Ecovillage ini merupakan program yang diciptakan untuk mendorong terciptanya masyarakat yang mampu mengelola sampah secara mandiri.

Bank Sampah yang diresmikan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Otsuka kepada masyarakat setempat untuk mempermudah pengelolaan sampah non organik.

Program Otsuka Ecovillage tersebut diklaim sebagai program yang komprehensif, terstruktur, dan berkesinambungan. Dengan dukungan Dinas Lingkungan hidup kabupaten Sukabumi, Otsuka Ecovillage diawali dengan edukasi terhadap masyarakat.

Pembuatan Biopori di Otsuka Ecovillage. (Dok. Otsuka)
Pembuatan Biopori di Otsuka Ecovillage. (Dok. Otsuka)

Biopori merupakan solusi untuk mengelola sampah Organik yang nantinya akan menjadi kompos dan dapat dimanfaatkan untuk pupuk tanaman. Gerakan 1000 lubang Biopori dicanangkan pada awal program dengan komitmen setiap 1 lubang biopori akan diberikan 1 tanaman produktif.

Hadir dalam acara peresmian hari ini Roy Sparringa selaku Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, Ading sebagai Camat Cicurug, H.Tana Indra Permana selaku Kepala Dinas LH Kab. Sukabumi, dan Nadine Alexandra, pemerhati lingkungan yang sekaligus merupakan Puteri Indonesia 2010.

baca juga

Di Otsuka Ecovillage, sampah organik akan dikelola dengan teknik lubang biopori sehingga menjadi kompos yang dipakai untuk tanah sekitar. Otsuka telah melakukan sesi pelatihan biopori untuk masyarakat sejak tahun lalu.

Sedangkan untuk sampah non-organik, akan dilakukan pemilahan sampah berdasarkan kategori di bank sampah Otsuka Ecovillage agar kemudian dapat didaur ulang.

Roy Sparringa, Presiden Komisaris PT Amerta Indah Otsuka, mengatakan bahwa Otsuka ingin menjadi bagian dari solusi dengan meluncurkan Otsuka Ecovillage, yang bukan hanya menfasilitasi pengelolaan sampah, tapi dapat menjadi pusat edukasi untuk masyarakat sekitar bagaimana membina dan membentuk kebiasaan baik dalam memilah dan mengelola sampah dengan mandiri.

Nadine Alexandra, pemerhati lingkungan yang juga Puteri Indonesia 2010, turut menyatakan dukungannya terhadap program Otsuka Ecovillage ini. “Isu sampah sudah menjadi isu yang memprihatikan sejak lama, ini sebabnya saya aktif menyuarakan bagaimana kita bisa membantu menanggulangi isu ini jika kita mau merubah kebiasaan buang sampah dengan baik dan benar. Satu orang mengubah kebiasaan saja akan sangat berarti, bayangkan kalau satu perusahaan seperti yang dilakukan oleh Otsuka dengan Otsuka Ecovillage hari ini,” katanya.

“Otsuka Ecovillage ini diharapkan dapat sepenuhnya bermanfaat dan menjadi inspirasi serta semangat baru bagi masyarakat sekitar untuk menunjukkan kepedulian terhadap alam sekitar dengan berkontribusi dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi bumi yang lebih baik”. tutup Roy Sparringa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasilkan Ratusan Ton Sampah Setiap Harinya, Begini Upaya Pemkab Bantul

Hasilkan Ratusan Ton Sampah Setiap Harinya, Begini Upaya Pemkab Bantul

Jogja | Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:45 WIB

Mubazir Pol, Jika Ditotal 1 Orang Indonesia Bisa Buang Makanan Sampai 184 Kg Setahun

Mubazir Pol, Jika Ditotal 1 Orang Indonesia Bisa Buang Makanan Sampai 184 Kg Setahun

Kaltim | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:56 WIB

1 Orang Indonesia Buang Makanan Sisa Hingga 184 Kg Setahun

1 Orang Indonesia Buang Makanan Sisa Hingga 184 Kg Setahun

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×