Gandeng Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Bank Neo Commerce Hadirkan Produk Reksa Dana

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 14 Desember 2021 | 21:41 WIB
Gandeng Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Bank Neo Commerce Hadirkan Produk Reksa Dana
Presiden Direktur Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan dan Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi. (Dok: Bank Neo Commerce)

Suara.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) terus menghadirkan inovasi digital . Teranyar, BNC menghadirkan layanan investasi reksa dana.

Dalam menjadi Agen Penjual Efek Reksa Dana ini, BNC menggandeng PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM). Kerjasama keduanya ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Presiden Direktur Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan dan Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi pada Jumat (10/12/2021) lalu.

Sejumlah produk reksa dana BPAM yang akan dipasarkan di Bank Neo Commerce, antara lain Batavia Dana Obligasi Ultima (Reksa Dana Pendapatan Tetap), Batavia Dana Dinamis (Reksa Dana Campuran), Batavia Dana Saham (Reksa Dana Saham), dan Batavia Dana Saham Optimal (Reksa Dana Saham).

Tjandra Gunawan menjelaskan, Bank Neo Commerce akan terus meningkatkan varian produk dan layanan yang dimiliki. Hal tersebut merupakan komitmen perseroan dalam menyediakan layanan perbankan digital secara end-to-end.

"Kami berharap bisa menjalin kerjasama good term relations, long term relations dan mutual relationship dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen," tuturnya.

Kata Tjandra Gunawan, BNC sebagai bank digital terdepan berkomitmen untuk terus menyediakan pilihan produk yang beragam, salah satunya melalui produk reksa dana. Reksa dana dipilih lantaran merupakan produk investasi yang banyak diminati para nasabah BNC.

"Dan karenanya merupakan tanggung jawab kami untuk dapat menyediakan produk reksa dana, bekerja sama dengan BPAM,” imbuhnya.

Dia berharap, sinergi antara BNC dan BPAM dapat menjadi solusi bagi para nasabah dan juga segmen milenial terutama yang merupakan investor pemula untuk berinvestasi dengan proses yang mudah dan terjangkau.

"Melalui kerja sama ini, kami akan menawarkan berbagai jenis produk reksa dana mulai dari produk dengan profil risiko rendah, hingga produk dengan profil risiko tinggi seperti reksa dana saham,” kata Tjandra Gunawan.

baca juga

Adapun layanan investasi reksa dana ini berangkat dari peluang investasi yang masih terbuka lebar. Di mana hampir semua sektor perlahan bangkit dengan berbagai penyesuaian.

Berbagai kebijakan yang diambil pemerintah juga dinilai turut mempengaruhi situasi dan kondisi ekonomi.

Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Oktober 2021, jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan secara signifikan, dari jumlah SID yang terbentuk. Jumlah investor reksa dana mengalami peningkatan lebih dari 50% di tahun 2021.

Selain itu, jumlah investor reksa dana sudah mencapai 6,1 juta orang per Oktober 2021, dari jumlah 6,1 juta investor, hampir 60% atau sekitar 4 juta investor (usianya) masih di bawah 30 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat dari generasi muda untuk berinvestasi khususnya di reksa dana.

Sementara itu, Lilis Setiadi menyambut baik kerja sama distribusi reksa dana dengan BNC sebagai salah satu bank digital dengan nasabah terbanyak di Indonesia. BNC adalah bank digital pertama yang bekerja sama dengan BPAM.

"Kami berharap melalui kerja sama ini, BNC sebagai bank digital pertama akan menjadi yang terdepan dalam menggali potensi anak muda. Mudah-mudahan, BPAM dan BNC bisa terus berkolaborasi untuk mengambil peluang ke depannya dan bisa bersama melakukan sosialisasi dan edukasi untuk para investor secara berkelanjutan," katanya.

Dia menambahkan, kerja sama antara BNC dan BPAM dapat memberikan kemudahan akses dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat luas, agar dapat berinvestasi dengan lebih mudah pada berbagai jenis produk reksa dana unggulan Batavia di BNC. Kehadiran BNC sebagai mitra BPAM juga semakin melengkapi channel distribusi BPAM, yang mana BNC menjadi APERD Bank Digital pertama BPAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tutorial Investasi Reksa Dana

Tutorial Investasi Reksa Dana

Bisnis | Sabtu, 06 November 2021 | 17:07 WIB

Gebrakan BBYB: Catat Rekor Unduhan Aplikasi Neo+ dan Kolaborasi Bareng Akulaku

Gebrakan BBYB: Catat Rekor Unduhan Aplikasi Neo+ dan Kolaborasi Bareng Akulaku

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:48 WIB

Syailendra Capital Luncurkan Aplikasi Produk Reksa Dana

Syailendra Capital Luncurkan Aplikasi Produk Reksa Dana

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:06 WIB

Dear Milenial, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno Sebelum Kamu Berinvestasi Reksa Dana

Dear Milenial, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno Sebelum Kamu Berinvestasi Reksa Dana

Lifestyle | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:14 WIB

PT Bank Neo Commerce Tbk Catat Rugi Pada Semester I 2021, Dirut: Efek Bank Digital

PT Bank Neo Commerce Tbk Catat Rugi Pada Semester I 2021, Dirut: Efek Bank Digital

Bisnis | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:01 WIB

Beli Reksa Dana Bisa Pakai Gopay di Aplikasi Pluang

Beli Reksa Dana Bisa Pakai Gopay di Aplikasi Pluang

Bisnis | Senin, 12 Juli 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×