Terapi Simtomatik Bisa Jadi Pilihan Redakan Gejala Batuk di Tengah Gelombang Ketiga Covid-19

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Jum'at, 25 Februari 2022 | 16:29 WIB
Terapi Simtomatik Bisa Jadi Pilihan Redakan Gejala Batuk di Tengah Gelombang Ketiga Covid-19
Ilustrasi batuk (freepik/@jcomp)

Suara.com - Gejala batuk yang diderita seseorang saat ini menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar karena dikaitkan dengan kasus Covid-19 varian Omicorn yang sedang meningkat.

Meski tidak termasuk dalam gejala berat, tingkat penyebaran yang mudah dan cepat membuat banyak orang merasa cemas saat mengalami batuk daripada biasanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, terapi simtomatik bisa menjadi pilihan untuk meredakan gejala batuk. Salah satunya dengan mengonsumsi bahan herbal.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania mengatakan, terapi simtomatik dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan sementara karena fokus mengobati sesuai dengan gejala yang ada.

"Terapi simtomatik terhadap batuk bertujuan untuk melegakan jalan nafas. Sesuai anjuran pemerintah, herbal seperti jahe, jeruk nipis, kencur, daun mint ampuh meredakan batuk dan melegakan tenggorokan karena memiliki sifat antitusif (meredakan dan menekan batuk) dan bekerja sebagai ekspektoran yang membantu mengeluarkan dahak dari paru-paru," jelas dia dalam acara bersama OB Herbal, Jumat (25/2/2022)

Lebih lanjut dr. Inggrid menjelaskan, mengonsumsi obat batuk herbal juga memiliki lebih banyak manfaat. Berbeda dengan obat batuk non-herbal yang setiap jenis bahannya hanya punya satu jenis khasiat, obat batuk herbal setiap bahannya memiliki multikhasiat dan efek samping yang minimal.

Ini lanjut dia sejalan dengan rekomendasi pemerintah dalam menghadapi gelombang Omicron yang penularannya tinggi tapi keparahannya rendah yaitu dengan disiplin isolasi sendiri dan minum vitamin serta jika ada gejala ringan, minum obat sesuai dengan gejala.

Kementerian Kesehatan RI melalui surat edaran No. HK.01.07/Menkes/187/2017 juga menganjurkan konsumsi tanaman obat jahe, jeruk nipis, dan kencur untuk memelihara kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan termasuk pada masa kedaruratan kesehatan masyarakat atau bencana nasional Covid-19.

"Melalui produk OB Herbal, Deltomed ingin membantu meringankan gejala batuk dan melegakan tenggorokan khususnya di masa pandemi gelombang ketiga ini."

baca juga

"Bahan herbal yang terkandung terbukti memiliki efikasi terhadap gejala batuk sehingga dapat digunakan sebagai terapi simtomatik batuk," tutup Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 180 Ribu UMKM Baru Lahir di Kota Bandung Selama Masa Pandemi COVID-19

Sebanyak 180 Ribu UMKM Baru Lahir di Kota Bandung Selama Masa Pandemi COVID-19

Jabar | Jum'at, 25 Februari 2022 | 16:27 WIB

Hadapi Lonjakan Varian Omicron, Perusahaan Farmasi Pastikan Stok Obat Covid-19 Saat Ini Aman

Hadapi Lonjakan Varian Omicron, Perusahaan Farmasi Pastikan Stok Obat Covid-19 Saat Ini Aman

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 16:22 WIB

Dinkes DKI Jakarta Khawatir Son of Omicron Jadi Varian Baru Covid-19 Berbahaya

Dinkes DKI Jakarta Khawatir Son of Omicron Jadi Varian Baru Covid-19 Berbahaya

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 15:56 WIB

Terkini

BRI Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

BRI Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps

Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Banten | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:57 WIB

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×