Bea Cukai Minta Masyarakat Waspada Penipuan Saat Belanja Online

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 30 September 2022 | 10:05 WIB
Bea Cukai Minta Masyarakat Waspada Penipuan Saat Belanja Online
Bea Cukai minta masyarakat mewaspadao penipuan saat belanja online. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - "Saya pesan perabotan online, cuma ketangkap di pelabuhan. Tadi sudah komunikasi dengan pihak toko perabot dan Bea Cukai. Disuruh transfer sampai Rp35 juta, bilangnya dana kembali, biar aman dan tidak masuk jalur hukum. Saya panik karena baru pertama kali mengalami, jadi langsung transfer. Bisa dicek, kak nomor telepon dan nomor rekening petugasnya? Bea Cukai biasanya memang minta uang jaminan ya, Kak?" tanya seorang perempuan, saat menghubungi admin media sosial Instagram Bea Cukai melalui pesan pribadi.

Menanggapi laporan ini, admin media sosial Instagram Bea Cukai menyampaikan bahwa hal tersebut adalah penipuan mengatasnamakan Bea Cukai.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, pada Kamis (29/9/2022) menjelaskan, penipuan mengatasnamakan Bea Cukai dengan modus belanja online memang marak terjadi.

Berdasarkan laporan pengaduan penipuan yang diterima contact center Bravo Bea Cukai 1500225 dan media sosial BeaCukaiRI pada Agustus 2022,  ada 759 pengaduan yang diterima. Dari total tersebut, sebanyak 323 pengaduan (42,6%) merupakan kategori penipuan-material, yaitu sudah terjadi kerugian finansial dan 436 pengaduan (57,4%) merupakan kategori penipuan-non material.

Adapun modus yang paling sering digunakan oleh pelaku penipuan mengatasnamakan Bea Cukai, didominasi oleh  modus belanja online dengan jumlah 301 kasus.

"Dalam penipuan bermodus belanja online, pelaku berkedok sebagai online shop yang menyasar pembeli barang secara online. Umumnya online shop tersebut menjual barang dengan harga di bawah pasaran, karena setelah transaksi, biasanya pelaku akan berkelit meminta uang tambahan dengan alasan barang tersebut ditahan Bea Cukai. Tak hanya itu, calon korban juga umumnya diancam oleh penipu yang mengaku petugas Bea Cukai dan diperintahkan untuk segera mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi," kata Hatta.

Jika menemukan indikasi penipuan mengatasnamakan Bea Cukai tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru melakukan pembayaran dan mengonfirmasi kebenaran transaksi ke Bravo Bea Cukai dan kanal-kanal resmi Bea Cukai yang tersedia.

Tagihan bea masuk dan pajak dalam rangka impor memiliki masa berlaku hingga 60 hari sejak penetapan, sehingga masyarakat memiliki waktu untuk melakukan verifikasi informasi yang diberikan penipuan

"Hal pertama yang harus dicermati adalah Bea Cukai tidak pernah mengirimkan pesan pribadi kepada pengguna jasa. Untuk melacak barang kiriman dari luar negeri, penerima barang kiriman dapat memeriksa status barang secara mandiri melalui www.beacukai.go.id/barangkiriman, dengan memasukkan nomor resi atau airway bill (AWB). Penerimaan negara melalui Bea Cukai juga akan disampaikan menggunakan kode billing dan bukan dikirim menggunakan rekening pribadi ataupun rekening yang mengatasnamakan perusahaan atau instansi Bea Cukai. Jika pelaku bersikukuh, lawan dan tegaskan pada pelaku untuk mengirimkan nomor resi agar barang bisa dilacak secara mandiri! Jangan teperdaya untuk mengirim uang ke rekening pribadi ataupun rekening yang mengatasnamakan perusahaan atau instansi Bea Cukai, jika telanjur mendapat kerugian material segera lapor ke pihak berwajib dalam hal ini kepolisian," tegas Hatta.

baca juga

Masyarakat dapat mengonfirmasi dan melaporkan indikasi penipuan melalui saluran komunikasi atau media sosial resmi Bea Cukai, yaitu contact center Bravo Bea Cukai 1500225, livechat yang dapat diakses melalui laman bit.ly/bravobc dan livechat.beacukai.go.id, fanspage www.facebook.com/beacukaiRI, www.facebook.com/bravobeacukai, Twitter @BeaCukaiRI, Twitter @BravoBeaCukai, serta Instagram @BeaCukaiRI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbangkan UMKM ke Pasar Global, Pemkab Sleman Gandeng Bea Cukai Yogyakarta Kenalkan Prosedur Ekspor ke 20 Eksportir

Terbangkan UMKM ke Pasar Global, Pemkab Sleman Gandeng Bea Cukai Yogyakarta Kenalkan Prosedur Ekspor ke 20 Eksportir

Jogja | Kamis, 29 September 2022 | 15:15 WIB

Patroli Laut Bea Cukai Batam Ungkap Penyelundupan 600 Kiloliter Solar dari Malaysia

Patroli Laut Bea Cukai Batam Ungkap Penyelundupan 600 Kiloliter Solar dari Malaysia

Press Release | Rabu, 28 September 2022 | 17:26 WIB

Bea Cukai Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Musnahkan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Sumbar | Selasa, 27 September 2022 | 20:48 WIB

Lagi, Bea Cukai Mengamankan Ratusan Ribu Rokok Ilegal di Kudus dan Jombang

Lagi, Bea Cukai Mengamankan Ratusan Ribu Rokok Ilegal di Kudus dan Jombang

Press Release | Selasa, 27 September 2022 | 18:19 WIB

ABK Asal Sumut Jatuh ke Sungai Saat Akan Diperiksa Bea Cukai, Tim SAR Lakukan Pencarian

ABK Asal Sumut Jatuh ke Sungai Saat Akan Diperiksa Bea Cukai, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sumbar | Selasa, 27 September 2022 | 16:07 WIB

Bea Cukai dan Polri Bersinergi Gagalkan Pengiriman 1.000 Butir Ekstasi

Bea Cukai dan Polri Bersinergi Gagalkan Pengiriman 1.000 Butir Ekstasi

Press Release | Senin, 26 September 2022 | 17:14 WIB

Terkini

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:01 WIB

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026

Sulsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:57 WIB

×