Cerita Ganindra Bimo yang Alami Saraf Kejepit di Banyak Tempat, Terparah di Leher

Iman Firmansyah

Rabu, 15 Maret 2023 | 12:15 WIB
Cerita Ganindra Bimo yang Alami Saraf Kejepit di Banyak Tempat, Terparah di Leher
Ganindra Bimo memeriksakan diri ke Lamina Pain and Spine Center. (Istimewa)

Suara.com - Awal tahun mungkin menjadi momen yang tak terlupakan bagi  Ganindra Bimo, seorang aktor, model, presenter, sekaligus pecinta olahraga yang kini juga aktif di sosial media instagramnya sebagai influencer. Akibat cedera yang dibiarkan terus-menerus tanpa penanganan yang tepat, suami dari Andrea Dian ini divonis terkena saraf kejepit di bagian lehernya. Meski sempat takut, ia pun akhirnya memilih Lamina Pain and Spine Center untuk solusi pengobatan saraf kejepitnya.

Pria yang gemar berolahraga ini sebenarnya telah merasakan nyeri di area leher sejak 4-5 tahun lalu dan tidak pernah mengira kalau ini adalah gejala saraf kejepit. Bimo sempat melakukan fisioterapi dan mengubah pola latihan. Namun, rasa sakitnya semakin tak tertahankan sehingga mengganggu aktivitasnya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke Lamina Pain and Spine Center dan langsung berkonsultasi dengan dr. Mahdian Nur Nasution, dokter spesialis bedah saraf yang profesional dan berpengalaman.

Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, dokter memberikan diagnosis saraf kejepit di lima titik saraf, namun yang terparah yakni di bagian leher dengan tiga titik jepitan saraf.

Bimo juga mengunggah cerita tentang penyakit tersebut di Instagram miliknya dan menceritakan bagaimana dirinya bisa mengalami saraf kejepit.

“Jadi, gw itu kena HNP servikal grade 2 di 3 level yaitu C2-3, C4-5, C5-6,”kata Bimo dalam salah satu unggahan Instagramnya. Ia juga mengungkapkan bahwa penyakitnya ini terjadi akibat cedera, namun dibiarkan saja dan tanpa ada penanganan yang tepat. 

“Mungkin kelihatannya gw kaya nggak ngerasain sakit ya, tapi kalau lagi kumat level pain gw bisa sampai di angka 9. Sakitnya itu seperti kejepit, ada kalanya tangan kebas dan punggung kaya kebakar.” tambahnya.

Sebagai dokter yang menangani langsung kondisi Bimo, dr. Mahdian menyarankan untuk melakukan tindakan endoskopi CESSYS dari Joimax. Dr Mahdian juga menjelaskan tentang saraf kejepit leher yang ternyata sangat berbahaya jika diabaikan. 

Saraf Kejepit Leher dan Penyebabnya

Menurut dr. Mahdian, saraf kejepit leher merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat adanya bantalan tulang atau sendi yang menonjol keluar dan menekan saraf di sekitarnya. Faktor penyebabnya memang beragam, seperti cedera saat berolahraga, proses penuaan (degeneratif), kebiasaan menunduk saat bermain gadget, ataupun  sering mengangkat beban berat dengan tumpuan yang salah. 

baca juga

“Gejala saraf kejepit leher juga bervariasi, seperti rasa nyeri yang menusuk, menjalar sampai ke area bahu dan pergelangan tangan, muncul sensasi kebas dan kesemutan hingga kelemahan otot pada lengan,” ungkap dr. Mahdian. 

Untuk mengatasi gejala nyeri yang semakin parah, Bimo akhirnya memberanikan diri untuk melakukan prosedur endoskopi Joimax.

Bimo Memilih Endoskopi Joimax sebagai Solusi Terbaik

Seiring berkembangnya teknologi modern di bidang kedokteran, saraf kejepit kini dapat ditangani dengan tindakan minimal invasif tanpa harus melakukan operasi bedah terbuka.

“Jujur awalnya gw khawatir ya dengan kata-kata operasi, tapi akhirnya dr. Mahdian meyakinkan kalau endoskopi Joimax ini menggunakan teknologi tinggi dan cuma beliau satu-satunya dokter di Indonesia yang bisa melakukan tindakan ini,” papar Bimo.

Endoskopi CESSYS Joimax merupakan teknologi mutakhir yang berasal dari Jerman untuk mengatasi masalah saraf kejepit leher. Dalam kasus Ganindra Bimo, prosedur ini menggunakan akses posterior (leher belakang) untuk memasukkan alat endoskop ke area saraf yang terjepit, melalui satu sayatan kecil sebesar 7mm. Dokter kemudian akan mengambil/ membuang tonjolan bantalan tulang yang menekan saraf agar saraf terbebas dari jepitan. 

“Teknologi ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain tanpa operasi, luka sayatan kecil, waktu tindakan relatif singkat, tanpa rawat inap, dan proses penyembuhan lebih cepat,” jelas dr.Mahdian. Bahkan, prosedur CESSYS lebih aman karena tidak merusak banyak jaringan di sekitar saraf dan risiko perdarahan yang minimal. 

Setelah prosedur selesai, Bimo pun merasa sangat senang karena ternyata tindakan ini tidak terlalu menyeramkan seperti yang ia bayangkan. 

“Sekarang rasanya udah way much better banget sih, rasa sakitnya juga udah hilang, dan hebatnya tim dokter di Lamina bisa bikin gw nyaman dan yakin buat jalanin tindakan ini,” kata Bimo sambil tersenyum. 

Dokter juga menyarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat selama satu minggu untuk mencegah cedera atau risiko komplikasi pasca tindakan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Sangka! Kaldu Tulang Ternyata Bisa Redakan Saraf Kejepit

Siapa Sangka! Kaldu Tulang Ternyata Bisa Redakan Saraf Kejepit

Cianjur | Senin, 13 Maret 2023 | 17:20 WIB

Ganindra Bimo Alami Saraf Kejepit, Punggung dan Pinggangnya Terasa Kebakar

Ganindra Bimo Alami Saraf Kejepit, Punggung dan Pinggangnya Terasa Kebakar

Video | Selasa, 21 Februari 2023 | 21:30 WIB

Tiba-Tiba Ganindra Bimo Tidak Diperbolehkan Lagi Olahraga oleh Dokter, Menderita Sakit Apa?

Tiba-Tiba Ganindra Bimo Tidak Diperbolehkan Lagi Olahraga oleh Dokter, Menderita Sakit Apa?

Serang | Selasa, 21 Februari 2023 | 11:33 WIB

Alami Saraf Kejepit, Punggung dan Pinggang Ganindra Bimo Terasa Kebakar

Alami Saraf Kejepit, Punggung dan Pinggang Ganindra Bimo Terasa Kebakar

Entertainment | Selasa, 21 Februari 2023 | 10:13 WIB

Kondisi Ini Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Saraf Kejepit, Bisa Sembuh Gak Ya?

Kondisi Ini Bikin Perempuan Lebih Rentan Terkena Saraf Kejepit, Bisa Sembuh Gak Ya?

Health | Senin, 13 Februari 2023 | 04:00 WIB

Cerita Ganindra Bimo Hampir Diciduk Polisi, Mau Nangis Gegara Panik

Cerita Ganindra Bimo Hampir Diciduk Polisi, Mau Nangis Gegara Panik

Entertainment | Jum'at, 10 Februari 2023 | 10:40 WIB

Terkini

Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?

Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:37 WIB

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon

Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal

Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

Bahas Transformasi Digital, Kementerian PANRB Bahas Peluang Kerja Sama dengan TBI

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×