Sambut Arus Mudik Lebaran 2023, Pakar: Sebaiknya Ada Pengaturan Jam Angkutan Logistik

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:15 WIB
Sambut Arus Mudik Lebaran 2023, Pakar: Sebaiknya Ada Pengaturan Jam Angkutan Logistik
Ilustrasi logistik. [Pixabay/Geralt]

Suara.com - Menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2023, pemerintah diminta tidak membatasi seluruhnya pergerakan angkutan logistik, tapi memberlakukan pengaturan jam lintas angkutan logistik agar pasokan barang tetap terjaga. 

"Misal jam 12 malam sampai jam 6 pagi, logistik boleh lewat. Nanti yang jam 6 pagi ke atas, sudah urusannya pemudik, dan truk logistik tak boleh lewat lagi," kata pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, Jakarta, Rabu (15/4/2023).

Menurutnya, pengaturan jam menjadi penting agar tidak terjadi kelangkaan barang yang bisa memicu kenaikan harga. Kerap terjadi, minimnya pasokan barang akan membuat oknum menimbun barang sehingga terjadi kenaikan harga.

Trubus mengatakan, pengaturan jam lalu lintas juga dilakukan untuk mengakali kepadatan lalu lintas sambil menjaga pasokan barang. Dosen Universitas Trisakti ini melanjutkan, akses menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur, saat ini sudah banyak. PT Jasamarga juga sudah mengoperasikan tol Japek II. Begitu juga dengan jalur selatan yang sudah bisa diakses.

"Itu semua sudah tidak menjadi kendala, kalau diatur jamnya seperti itu. Artinya, orang mudik tetap bisa jalan dan pada jam tertentu, truk logistik juga bisa melintas. Jadi seharusnya sudah tidak ada masalah," katanya.

Seperti diketahui, pembatasan angkutan barang saat arus mudik rencananya akan diberlakukan pada 18-21 April 2023. Sedangkan untuk arus balik, akan dibatasi pada 24-26 April atau 29-30 April dan 1 Mei tergantung kondisi arus balik.

Sebelumnya, pemerintah memprediksi peningkatan 14,2 persen pergerakan orang pada musim Lebaran kali ini. Berdasarkan survei, pergerakan orang tahun ini diprediksi mencapai 123,8 juta orang atau lebih banyak dari lebaran 2022 yang mencapai 85,5 juta orang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-1 lebaran atau 21 April dan puncak arus balik pada H+2 ata pada 25 April. Lima kota tujuan perjalan tertinggi secara berurutan yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek dan Yogyakarta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Bacaan Doa dalam Perjalanan Mudik Lebaran 2023

6 Bacaan Doa dalam Perjalanan Mudik Lebaran 2023

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 07:43 WIB

Tren Dekorasi Lebaran 2023: Warna Sunset Mendominasi!

Tren Dekorasi Lebaran 2023: Warna Sunset Mendominasi!

Lifestyle | Rabu, 15 Maret 2023 | 15:13 WIB

Kapan Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2023? Kemenhub Sebut Bakal Ada 123,8 Juta Pemudik

Kapan Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2023? Kemenhub Sebut Bakal Ada 123,8 Juta Pemudik

News | Rabu, 15 Maret 2023 | 09:13 WIB

Ramadan dan Lebaran 2023 Diprediksi Naik 30 Persen, XL Axiata Siap Menguatkan Jaringan Sumatera dan Jawa

Ramadan dan Lebaran 2023 Diprediksi Naik 30 Persen, XL Axiata Siap Menguatkan Jaringan Sumatera dan Jawa

Tekno | Selasa, 14 Maret 2023 | 09:08 WIB

Kemenhub Ungkap Pemudik Lebih Pilih Travel Gelap Dibanding Bus AKAP Saat Lebaran

Kemenhub Ungkap Pemudik Lebih Pilih Travel Gelap Dibanding Bus AKAP Saat Lebaran

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 18:20 WIB

Penumpang Kereta Api Saat Arus Mudik Lebaran 2022 Lampaui Kapasitas 100 Persen

Penumpang Kereta Api Saat Arus Mudik Lebaran 2022 Lampaui Kapasitas 100 Persen

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 18:59 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×