SKK Migas dan Imbang Tata Alam Hijaukan Lahan DAS Seluas 592 Hektare di Meranti Riau

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 03 April 2023 | 17:22 WIB
SKK Migas dan Imbang Tata Alam Hijaukan Lahan DAS Seluas 592 Hektare di Meranti Riau
Dok: SKK Migas

Suara.com - SKK Migas dan KKKS  Imbang Tata Alam (ITA) menyerahkan penanaman rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) kepada pemerintah melalui Balai Pengelolaan DAS Indragiri Rokan, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian selanjutnya pengelolaan tanaman di kawasan tersebut akan dilakukan oleh pemerintah.

Serah terima penanaman DAS tersebut diserahkan  oleh General Manager Imbang Tata Alam, Kelik R Suharya kepada pemerintah yang diwakili Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH), Balai Pengendalian Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Indragiri Rokan, Balai Taman Nasional Tesso Nilo dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

KKKS Imbang Tata Alam (dahulu EMP Malacca Strait SA) adalah pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 538,04 dan mempunyai salah satu kewajiban untuk melakukan penanaman dalam rangka rehabilitasi DAS di Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dengan luas 592 hektar.

Menurut Kelik R Suharya, kegiatan rehabilitas sudah dilaksanakan sejak Oktober 2019. Dalam pelaksanaannya, kawasan dibagi menjadi tiga blok dengan luasan yang relative setara dan ditunjuk tiga pemenang tender sebagai pelaksana yakni PT Bumi Riau Lestari di Blok I, PT Indocarbon Nusantara di Blok II dan PT Green Mandiri Persada di Blok III. Adapaun jenis tanaman meliputi tembesu, jengkol, petai, durian, matoa, dan cempedak.

Tujuan program rehabilitasi DAS, kata Kelik R Suharya, untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga. Kemudian memulihkan lahan-lahan rusak atau kritis dengan menurunnya degradasi hutan serta berfungsi sebagai media produksi dan media tata air.

“Standar keberhasilan rehabilitasi DAS yang ditetapkan pemerintah adalah 75 persen. Tapi PT Imbang Tata Alam berhasil melakukan rehabilitasi sebesar 88 persen. Hal ini membuktikan kegiatan rebab DAS yang kami lakukan sukses dilaksakan,” ujar Kelik R Suharya.

Di tempat terpisah, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi Suryodipuro, mengatakan bahwa SKK Migas bersama KKKS yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia untuk memenuhi kewajiban penanaman pohon dengan tetap menjaga lingkungan.

“Ini sesuai komitmen agar lingkungan tetap terjaga dan mendukung net zero emission,” kata Hudi.

SKK Migas, lanjut Hudi, KKKS Imbang Tata Alam bersama para kontraktor di lapangan telah bekerja secara maksimal untuk mewujudkan program tersebut dengan berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi. Misalnya kondisi lahan yang rawa dan susah dilewati serta adanya tekanan dari oknum-oknum perambah liar dan sebagainya.

baca juga

“Program green energy atau energi hijau ini berlaku bagi semua KKKS yang merupakan komitmen bersama, sejalan dengan target SKK Migas 1 juta barrel minyak dan 12 Miliar Kaki kubik gas pada tahun 2030,” Ungkap Hudi.

Komitmen SKK Migas dan KKKS dalam mendukung keberlanjutan lingkungan telah ditunjukan dengan salah satunya dalam program penanaman pohon yang terus meningkat jumlahnya. Pada tahun 2023, SKK Migas telah menargetkan penanaman 2 (dua) Juta pohon, yang terdiri dari Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai dan Pemulihan Lahan, Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dan Program lainnya. Komitmen Penanaman Hulu Migas ini terus meningkat jika dibandingkan dengan realisasi penanaman pohon tahun 2022 yang sebesar 1.7 Juta dan tahun 2021 yang sebesar 1,2 Juta pohon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Makanan Sehat untuk Buka Puasa Ramadan, Bisa Kembalikan Energimu!

5 Jenis Makanan Sehat untuk Buka Puasa Ramadan, Bisa Kembalikan Energimu!

Your Say | Jum'at, 31 Maret 2023 | 16:38 WIB

MODENA Kenalkan Kulkas Multi-Flow Hemat Energi, Jaga Makanan Tetap Segar Selama Ramadan

MODENA Kenalkan Kulkas Multi-Flow Hemat Energi, Jaga Makanan Tetap Segar Selama Ramadan

Purwokerto | Rabu, 29 Maret 2023 | 14:05 WIB

Menteri KLHK Dituding Ngawur, Opung Luhut Tolak Proyek Terminal LNG oleh PT Dewata Energi Bersih di Bali

Menteri KLHK Dituding Ngawur, Opung Luhut Tolak Proyek Terminal LNG oleh PT Dewata Energi Bersih di Bali

Ntb | Kamis, 30 Maret 2023 | 12:16 WIB

RI Dorong Negara ASEAN Transformasi Digital dan Keuangan yang Berkelanjutan

RI Dorong Negara ASEAN Transformasi Digital dan Keuangan yang Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 11:28 WIB

Pertamina Hulu Energi Lampaui Target Produksi di Mid Triwulan Pertama 2023

Pertamina Hulu Energi Lampaui Target Produksi di Mid Triwulan Pertama 2023

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2023 | 08:42 WIB

Bocor! Ini Foto Surat Luhut Pandjaitan yang Tolak Terminal LNG di Mangrove Bali

Bocor! Ini Foto Surat Luhut Pandjaitan yang Tolak Terminal LNG di Mangrove Bali

Denpasar | Selasa, 28 Maret 2023 | 19:00 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

×