Kelompok Milenial dan Gen-Z Bisa Berperan dalam Politik dan Berantas Korupsi, Ini Caranya

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:15 WIB
Kelompok Milenial dan Gen-Z Bisa Berperan dalam Politik dan Berantas Korupsi, Ini Caranya
Ilustrasi korupsi. (freepik)

Suara.com - Indonesia memiliki sekitar 60 persen lebih anak muda yang tersebar di penjuru Nusantara, yang mana mereka memiliki potensi besar untuk memopong tanggung jawab yang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Generasi Milenial dan Gen-Z seharusnya paham akan peran dan fungsi mereka sebagai Agent of Change atau agen perubahan bagi masyarakat Indonesia.

 Sebagai generasi yang lahir antara tahun 1980 hingga 2000-an, generasi milenial pastinnya sangat mempunyai peran penting dalam membangun masa depan tanah Ibu Pertiwi.

Dewasa kini, secara jelas kita sudah melihat rekam jejak dan peran anak-anak muda Indonesia. Sebelum dan sesudah kemerdekaan, bangsa Indonesia sudah teruji bahwa para pemuda Indonesia tak pernah kenal lelah dan menyerah dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai generasi yang akan menorehkan tinta emas pada lembar kisah perjalanan bangsa ini.

Sejalan dengan itu, pengusaha dan politikus, Dipo Nurhadi Ilham mengatakan, sudah seharusnya generasi muda melek terhadap situasi sosial-budaya dan politik di Indonesia.

“Saya merasa, kian hari anak muda Indonesia sudah melek terhadap situasi perpolitikan dan sosial di sekitarnya. Apalagi dipermudah karena akses media sosial,” ujarnya.

Dalam menerapkan peran dan fungsinya, generasi milenial dan Z memiliki potensi yang besar untuk memberikan secercah harapan bagi khalayak masyarakat Indonesia. Hal itu didukung dari keterhubungan dan akses kepada teknologi.

Mereka bisa dengan cepat menerima informasi, berdiskusi dan mengorganisir melalui platform digital. Hal ini memungkinkan para generasi milenial dan Gen-Z untuk melek perihal isu-isu perpolitikan bahkan ikut serta dalam mencegah tindak pidana korupsi yang selalu menjadi pembahasan hangat di sepanjang siaran televisi dan media sosial.

Menurut Dipo, permasalahan korupsi sangat meresahkan, karena merugikan negara dan masyarakat, serta bertentangan dengan nilai-nilai pancasila. Korupsi di Indonesia harus diberantas dan diselesaikan untuk mengakhirinya.

Peran pemuda di Indonesia untuk memberantas korupsi ini dinilai sangat penting. Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh generasi muda dalam ikut serta mengurangi praktik korupsi.

baca juga

Pertama dimulai dari orang terdekat, dimana peran orangtua serta faktor lingkungan tempat ia tinggal bisa memberikan pengetahuan terkait nilai- nilai anti korupsi ini.

Kedua, memperbanyak agenda pendidikan dan pelatihan anti korupsi, dengan memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang permasalahan korupsi, sehingga masyarakat mampu dan mau untuk bergerak melawan tindakan korupsi tersebut.

Menurut Dipo, anak muda harus menjadi mitra kritis publik dan pemerintah untuk mengawasi perkembangan perpolitikan pemerintah.

“Anak muda dapat berperan sebagai pengawas publik dengan mengikuti perkembangan politik dan pemerintahan, serta melaporkan praktik korupsi yang terjadi atau yang ia lihat disekitarnya. Mereka juga dapat menggunakan media sosial dan teknologi informasi untuk menyebarkan kesadaran tentang bahaya korupsi dan mendorong partisipasi publik dalam memberantasnya," katanya.

Pengusaha dan politikus, Dipo Nurhadi Ilham, dalam sebuah diskusi. (Dok: Istimewa)
Pengusaha dan politikus, Dipo Nurhadi Ilham, dalam sebuah diskusi. (Dok: Istimewa)

Selanjutnya, anak muda harus siap bersinergitas dengan semua elemen, termasuk organisasi anti-korupsi, dengan pemerintah dan dengan lembaga swadaya masyarakat untuk memberantas korupsi.

Generasi Z dan milenial biasanya sangat peduli dengan hal-hal seperti transparansi pemerintahan, keadilan sosial, dan lingkungan hidup. Mereka melihat politik berpotensi menjadi cara untuk menghasilkan perubahan positif dan merasa bertanggung jawab untuk mengatasi masalah-masalah ini.

“Politik bukan hal yang harus ditakuti, apalagi dijauhi. Justru sebaliknya, jika anak muda apatis terhadap politik, maka akan menimbulkan beberapa dampak negatif, diantaranya melanggengkan prakatik korupsi dan ketidakadilan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Ini Sebut Gadget Jadi Kata Kunci Menargetkan Gen Milenial dan Gen Z untuk Pemilu

Pengamat Ini Sebut Gadget Jadi Kata Kunci Menargetkan Gen Milenial dan Gen Z untuk Pemilu

Kotak Suara | Sabtu, 22 Juli 2023 | 05:00 WIB

4 Tips Menghadapi Tahun Politik bagi Generasi Muda, Jangan Asal Ngikut!

4 Tips Menghadapi Tahun Politik bagi Generasi Muda, Jangan Asal Ngikut!

Your Say | Senin, 17 Juli 2023 | 11:35 WIB

Hasil Survei: Gen-Z Indonesia Siap Mengambil Peran Terdepan dalam Aksi Keberlanjutan

Hasil Survei: Gen-Z Indonesia Siap Mengambil Peran Terdepan dalam Aksi Keberlanjutan

Press Release | Jum'at, 14 Juli 2023 | 15:24 WIB

Terinspirasi dari Masalah Kulit Gen Z, Animate Hadirkan Sejumlah Produk Perawatan

Terinspirasi dari Masalah Kulit Gen Z, Animate Hadirkan Sejumlah Produk Perawatan

Press Release | Selasa, 04 Juli 2023 | 19:25 WIB

Mental Gen Z Lebih Lemah Dibanding Generasi Sebelumnya, Mitos atau Fakta?

Mental Gen Z Lebih Lemah Dibanding Generasi Sebelumnya, Mitos atau Fakta?

Your Say | Selasa, 04 Juli 2023 | 12:27 WIB

5 Hal yang Paling Bikin Gen Z dan Milenial Overthinking, Patut Diketahui!

5 Hal yang Paling Bikin Gen Z dan Milenial Overthinking, Patut Diketahui!

Your Say | Selasa, 27 Juni 2023 | 10:53 WIB

Terkini

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:05 WIB

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

×