Pekerja Generasi Z Lebih Rentan Kena Neuropati, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Minggu, 11 Juni 2023 | 15:33 WIB
Pekerja Generasi Z Lebih Rentan Kena Neuropati, Kenapa?
Ilustrasi kerja di rumah (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Gaya hidup masyarakat akhir-akhir ini sering menjadi perhatian bagi dunia kesehatan. Pasalnya, gaya hidup masyarakat dinilai tidak sehat, khususnya pada gen z. Salah satu penyakit yang mudah menyerang karena gaya hidup yang kurang sehat ini yaitu neuropati.

Vice Secretary General Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), dr.Winnugroho Wiratman.Sp.N(K),Ph.D, mengatakan, pola hidup para gen z ini meningkatkan risiko neuropati. Apalagi, pekerjaan gen z yang berfokus pada penggunaan teknologi membuat mereka mudah alami gangguan pada sarafnya.

Berdasarkan penjelasan dr, Winn, penggunaan teknologi membuat para gen z jarang bergerak dan hanya terfokus pada komputer. Padahal, seharusnya setiap melakukan pekerjaan, seseorang harus melakukan gerakan 2 jam sekali. Hal ini karena bekerja dan fokus pada komputer saja bisa meningkatkan risiko neuropati.

Ilustrasi kerja keras (Pixabay.com/StartupStockPhotos)
Ilustrasi kerja keras (Pixabay.com/StartupStockPhotos)

“Bekerja sebagai sekretaris atau yang menggunakan komputer membuat seseorang mimim gerak, dan pakai komputer semua. Padahal setiap 2 jam sekali harus bergerak setidaknya 10 sampai 15 menit. Kalau diam lama berisiko alami neuropati,” jelas dr. Winn dalam konferensi pers Neuropathy Awareness Week 2023, Minggu (11/6/2023).

Tidak hanya masalah penggunaan teknologi, beban kerja yang diberikan juga terkadang membuat stres. Padahal, stres sendiri juga berisiko menjadi penyebab seseorang alami neuropati.

“Ya kalau secara patofisiologi kedokteran, stres itu mengacaukan sistem imun semuanya. Salah satunya faktor risiko neuropati adalah imunitas terganggu. Jadi itu mungkin kaitannya. Tapi yang lebih utama seperti lingkungan, itu lebih kepada pengendalian atau pengelolaan stres yang berdampak pada sistem tubuh,” sambung dr. Winn.

Faktor gaya hidup lainnya yang meningkatkan risiko neuropati terutama pada pekerja gen z yaitu kebiasaan konsumsi alkohol dan rokok. Berdasarkan penjelasan, dr. Winn, rokok konvensional ataupun elektrik dapat menyebabkan aliran darah terhambat yang berisiko saraf menjadi terganggu. Hal ini mendorong orang tersebut alami neuropati.

Sementara itu, pekerja gen z yang terbiasa konsumsi alkohol berpeluang sebabkan kanker. Dari penyakit kanker itu berisiko sebabkan gangguan neuropatik. Terutama jika tidak diseimbangkan dengan makan-makanan bergizi.

“Zat dalam rokok itulah yang menyebabkan aliran darah ke ujung-ujung sarafnya itu yang terhambat. Mereka yang merokok, minuman alkohol berlebihan, bisa sebabkan kanker yang juga akan berisiko terjadi neuropati, apalagi menggunakan kemoterapi. Lalu makan tidak seimbang, kekurangan gizi tidak selalu dia tidak banyak makan nasi, tidak seimbangnya makan sehari-hari bisa menyebabkan neuropati,” jelas dr. Winn.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Pelaku Perdagangan Orang

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Pelaku Perdagangan Orang

Foto | Jum'at, 09 Juni 2023 | 18:56 WIB

6 Fakta Rumah Milik Perwira Polri di Lampung Jadi Tempat Penampungan Calon PMI Ilegal

6 Fakta Rumah Milik Perwira Polri di Lampung Jadi Tempat Penampungan Calon PMI Ilegal

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 15:41 WIB

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Membuat Akun LinkedIn

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Membuat Akun LinkedIn

Your Say | Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:40 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×