Pemerintah Gandeng MSD Perluas Cakupan Imunisasi HPV untuk Anak Sekolah di Indonesia

Risna Halidi

Selasa, 22 Agustus 2023 | 21:05 WIB
Pemerintah Gandeng MSD Perluas Cakupan Imunisasi HPV untuk Anak Sekolah di Indonesia
Foto oleh cottonbro dari Pexels

Suara.com - Human Papillomavirus atau Virus Papiloma Manusia, biasa disebut HPV, merupakan jenis virus yang menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks. Dikatakan, hampir 95 persen kanker serviks disebabkan oleh HPV.

Pada 2016 lalu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan melakukan program imunisasi HPV guna mempercepat target eliminasi kanker serviks. Secara nasional, program tersebut mulai dilaksanakan pada 2023 ini.

Ilustrasi vaksin HPV. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin HPV. (Sumber: Shutterstock)

Belum lama ini, Kementerian Kesehatan bersama MSD (Merck Sharp & Dohme Indonesia) dan Bio Farma memulai perluasan cakupan imunisasi HPV skala nasional lewat program Bulan Imunisasi Anak Sekolah kepada siswi kelas 5 dan 6 SD Negeri 8 Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou mengungkapkan, pihaknya terus mendukung perluasan cakupan imunisasi HPV secara nasional, salah satunya melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

"Program ini menjadi langkah nyata dari komitmen pemerintah untuk mengeliminasi penyebaran kanker serviks di Indonesia. Kami bangga dapat berpartisipasi dalam upaya mendukung ketersediaan dan keterjangkauan vaksin HPV di Indonesia," kata George dikutip dari siaran pers Selasa, (22/8/2023).

Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). (Dok. MDS)
Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). (Dok. MSD)

Sementara itu pada 2 Agustus 2023 lalu, MSD dan Bio Farma meluncurkan vaksin HPV 4-valen sebagai hasil produk transfer teknologi yang diharapkan dapat mendukung peningkatan dan perluasan cakupan imunisasi HPV di Indonesia.

"Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal dari transfer teknologi jenis lain, seperti keahlian, pengetahuan, dan pengalaman antara MSD dan Bio Farma yang akan bermuara pada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia," tambah George.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengungkap, pihaknya turut mendukung perluasan cakupan imunisasi HPV skala nasional dengan memastikan ketersediaan vaksin HPV 4-valen yang diproduksi di dalam negeri.

"Bersama pemerintah, kami terus memastikan agar anak-anak Indonesia terlindungi dari penyakit kanker serviks, melalui imunisasi dengan jadwal dan dosis tertentu, untuk mencapai target eliminasi kanker leher rahim pada tahun 2030".

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin HPV Gratis untuk Anak Sekolah Masuk Program BIAS, Ini Cara Dapatnya

Vaksin HPV Gratis untuk Anak Sekolah Masuk Program BIAS, Ini Cara Dapatnya

Health | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 16:33 WIB

Kasus Baru Kanker Serviks Terus Meningkat, Cakupan Imunisasi HPV Jadi Skala Nasional Mulai Tahun Ini

Kasus Baru Kanker Serviks Terus Meningkat, Cakupan Imunisasi HPV Jadi Skala Nasional Mulai Tahun Ini

Health | Selasa, 08 Agustus 2023 | 20:55 WIB

Sudah Pernah Terinfeksi, Masih Efektifkah Vaksin DBD Diberikan?

Sudah Pernah Terinfeksi, Masih Efektifkah Vaksin DBD Diberikan?

Health | Kamis, 27 Juli 2023 | 12:53 WIB

Terkini

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

Apa Itu G30S PKI secara Singkat? Ini Sejarah Peristiwa Kelamnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 09:20 WIB

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Urutan Shio yang Paling Gampang Membuat Orang Lain Jatuh Cinta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:19 WIB

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

IHSG Mulai Menghijau Pada Awal perdagangan, GOTO Masih Merah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:16 WIB

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 09:11 WIB

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Askrindo Siapkan Rp1 Triliun untuk Jamin Proyek Infrastruktur Kalsel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:10 WIB

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Atasi Kekeringan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan 75 Juta Liter Air Bersih ke 33 Daerah

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 09:02 WIB

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 09:00 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 08:59 WIB

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Uang Hasil Setoran Imigrasi Mengalir ke Calon Promotor S3 Silmy Karim

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:55 WIB

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

×