Akses Tersambung Langsung ke Tol, Prospek Bisnis Terbuka Lebar?

Rully Fauzi

Selasa, 09 April 2024 | 16:50 WIB
Akses Tersambung Langsung ke Tol, Prospek Bisnis Terbuka Lebar?
Paramount Petals di Curug, Tangerang. [dok.pribadi]

Suara.com - Terjun ke dunia bisnis untuk menjadi wirausahawan (entrepreneur) memang cukup menantang. Dibutuhkan manajemen waktu yang baik, perencanaan yang cerdik dan tepat, serta tentunya modal usaha yang kadang kala tidak sedikit. Meski begitu, sukses berbisnis dan membuka usaha bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.

Selain bisa membidik target market yang tepat, calon pebisnis juga harus cerdik dalam memilih lokasi bisnis yang strategis dan prospektif. Ada beberapa hal yang harus jadi perhatian saat kita mau memilih lokasi bisnis terbaik.

Pertama, kemudahan akses. Semakin terbuka akses sebuah ruko atau area komersial, semakin banyak juga kesempatan dalam mengembangkan bisnis, terutama dari segi jenis usaha atau bisnis, bentuk atau sistem operasional bisnis, potensi pasar, dan banyak lagi.

Pilihlah area komersial yang memiliki kelebihan lokasi yang bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat, misalnya terhubung langsung ke pintu tol, terhubung ke stasiun atau fasilitas transportasi umum, berada di tengah permukiman atau daerah yang sudah hidup, dikelilingi area pengembangan lain yang ramai atau memiliki rencana pengembangan jangka panjang, terletak di jalan raya, dan lainnya.

Semakin besar eksposurnya, semakin mudah bagi pelanggan untuk mengingat dan mendatangi tempat usaha kita.

Kedua, perkembangan kawasan. Tentunya kita ingin memiliki bisnis yang sukses secara jangka panjang. Oleh karenanya, kita harus mempelajari perkembangan jangka panjang kawasan di mana area komersial itu berada.

Jika tempat usaha tersebut berada di dalam kawasan kota mandiri, pengembang kawasan tersebut menjadi kuncinya.

Pelajari track record dan produk yang sudah dijual selama ini, kelengkapan fasilitas dan infrastruktur, potensi pengembangan di masa depan, serta reputasi dari orang yang sudah membuka usaha di sana, penghuni, ataupun media.

Selain itu, pelajari juga bisnis atau usaha yang sudah beroperasi di lokasi tersebut dan karakteristik konsumennya.

baca juga

Membuka bisnis di lokasi yang sejenis dengan karakteristik bisnis Anda dapat menjadi pilihan karena pasarnya sudah terbentuk.

Ketiga, modal usaha. Pilihlah tempat usaha yang sesuai modal atau budget.

Modern ini, semakin banyak pebisnis yang memilih untuk membuka bisnis di area komersial yang jauh dari ibukota karena biaya yang lebih kompetitif dan pasar yang masih potensial.

Area komersial di kota mandiri baru bisa menjadi alternatif terbaik karena selain harga bangunan komersialnya masih terjangkau, kotanya masih terus bertumbuh dan semakin ramai, serta persaingan bisnisnya tidak sekompetitif di pusat kota atau pusat komersial yang sudah lama beroperasi.

Lantas, untuk wilayah Jabodetabek, apakah kita masih bisa menemukan area komersial yang sesuai dengan persyaratan di atas? Jawabannya adalah ya.

Semakin padatnya wilayah barat Jakarta seperti Tangerang Raya, Serpong, dan Tangerang Selatan, membuat pemerintah dan swasta mulai mengembangkan wilayah-wilayah lain yang berpotensi tinggi, terutama yang berbatasan dengan tol Jakarta-Merak, seperti Bitung, Curug, Balaraja, dan lainnya.

Salah satunya adalah Paramount Petals, sebuah kota mandiri baru seluas ±400 ha di daerah Curug, Tangerang yang direncanakan akan memiliki akses tol langsung (direct toll access) ke tol Jakarta-Merak yang akan memulai pembangunan tahun ini. Mulai tahun depan, penghuni Paramount Petals, masyarakat Curug dan sekitarnya akan mulai bisa menggunakan fasilitas ini.

Paramount Petals yang dibangun berpedoman pada tagline ‘Lovable Living’, telah memasarkan tiga hunian ‘Aster’, ‘Canna’, ‘Gardenia’ yang sangat high demand dan area komersial perdana ‘Calico Square’ yang langsung sold out saat dipasarkan.

Beragam fasilitas kawasan pun sudah mulai dibangun di area South Petals, seperti Marketing Gallery, Convenience Store, Bethsaida Clinic, kantor Estate Management, dan Community Club (on progress).

Pembangunan akan diteruskan hingga area North Petals, yang akan tersambung langsung ke pintu Tol Jakarta-Merak KM 25,5 yang groundbreaking-nya direncanakan berlangsung pada bulan pertengahan Juli 2024.

Melalui kampanye ‘Easy Access – Easy Opportunities’, Paramount Petals membuka kesempatan baru dan prospektif bagi masyarakat untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi di kota mandiri yang menawarkan akses mudah, eksposur tinggi, dan potensi kawasan yang terus meningkat seiring waktu.

Dalam waktu dekat, Paramount Petals akan memasarkan hunian dan area komersial terbaru untuk memenuhi demand yang tinggi dari masyarakat.

Ini tentunya bisa menjadi alternatif bagi Anda yang sedang mencari kawasan ideal untuk membuka bisnis, terutama sebelum value kawasan dan harga propertinya semakin tinggi seiring dengan dimulainya pembangunan pintu tol pada pertengahan 2024.

Jangan lupa lakukan survei langsung ke lokasi untuk melihat potensi pasar dan mencari produk yang sesuai kebutuhan, daya beli, dan selera pasar.

Bila Anda belum pernah mengunjungi kawasan ini, jangan khawatir. Paramount Petals memberikan kemudahan dengan menghadirkan Marketing Lounge di ruko Paramount Fifth Avenue Gading Serpong.

Sukses berbisnis dan menjadi bos bagi diri sendiri bukanlah hal yang mustahil, asalkan Anda memiliki perhitungan cermat dan bisa menangkap potensi pasar dengan tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

9 Juta Keluarga Butuh Rumah, Lippoland Kembangan Hunian Murah Rp100 Juta

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:17 WIB

Biar Bisa Bersaing, Emiten PPRO Lakukan Transformasi Bisnis

Biar Bisa Bersaing, Emiten PPRO Lakukan Transformasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Mengenal Solusi Pendingin Udara FLiFE untuk Berbagai Kebutuhan, dari Hunian hingga Industri

Mengenal Solusi Pendingin Udara FLiFE untuk Berbagai Kebutuhan, dari Hunian hingga Industri

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×