Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman berharap bahwa pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) yang berlangsung pada 14-21 Agustus 2022 berjalan dengan sukses.
“Semoga Jambore Nasional (Jamnas) ini berjalan dengan sukses karena peserta adalah tunas-tunas harapan bangsa,” kata Jenderal Dudung pada Upacara Pembukaan Jamnas di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta pada Minggu, 14 Agustus 2022.
Dalam Upacara Pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka XI Tahun 2022 (Jamnas XI Tahun 2022) ini, tampil drumband dari Akademi Militer.
“Saya berharap ke depannya, adik-adik terus terlibat, menjaga disiplin, loyalitas dan penuh semangat pada kegiatan Jambore ini,” kata Dudung.
Jambore Nasional (Jamnas) yang diadakan tiap lima tahun sekali kali ini diikuti oleh 8.042 pramuka penggalang, 1013 pembina pendamping dan 242 pimpinan kontingen daerah yang berasal dari 34 Kwarda dan 528 utusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka dan Satuan Komunitas Pramuka.
Ikut menjadi peserta adalah Pramuka Berkebutuhan Khusus dari 4 kekhususan yaitu Tuna Netra, Tuna Daksa, Tuna Rungu dan Tuna Grahita. Jumlah mereka ada 66 orang pramuka.
Selain itu hadir perwakilan dari WOSM, APR dan World Scout Foundation (WSF) serta National Scout Organization of Thailand.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso menjadi Pembina Upacara Pembukaan Jamnas dan Hari Pramuka ke-61.
Tema Jamnas ke-11 adalah ‘Ceria, Berdedikasi, dan Berprestasi’ yang berisikan berbagai kegiatan. “Baik kegiatan untuk meningkatkan keterampilan fisik maupun kegiatan untuk menambah wawasan dan pemahaman mental dan rohani,” ujar Kak Budi Waseso.
Baca Juga: Gerakan Pramuka di Indonesia, Berikut Jenjang Julukan Bagi Setiap Usia
Budi Waseso mengatakan bahwa dalam kaitan dengan upaya Gerakan Pramuka membantu menanggulangi pandemi Covid-19, berbagai kegiatan telah dilaksanakan Satuan Tugas Pramuka Peduli Penanggulangan Covid-19.
Upacara Pembukaan Jambore Nasional XI dibuka secara simbolis dengan pemukulan dol oleh Ketua Kwartir Nasional Kak Budi Waseso dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Kak Dudung.(*)