KARAWANG - Ratusan bangunan sekolah yang rusak akan segera dituntaskan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang pada tahun 2023. Hal ini dipastikan langsung oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.
Aep menyebutkan, banyaknya bangunan sekolah yang rusak saat ini menjadi perhatiannya. Bahkan dirinya akan segera menyelesaikan persoalan ini.
"Mengenai RKB (ruang kelas baru) dan persoalan bangunan sekolah rusak, insya Allah akan segera diselesaikan," ucapnya, Kamis (1/9/2022).
Disebutkan, Pemkab Karawang telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan bangunan sekolah yang rusak. Bahkan pada 2023 ditargetkan sebanyak 300 bangunan sekolah rusak akan diperbaiki.
Tak hanya itu, sambung Aep sejumlah pihak pun akan turut serta membantu persoalan infrastruktur pendidikan ini melalui program CSR.
"Kami akan berusaha menyelesaikan persoalan bangunan sekolah rusak hingga tahun 2023 dengan kemampuan anggaran dari APBD Karawang. Selain itu, nanti juga akan ada bantuan penanganan sekolah rusak dari program CSR," terangnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pendi Anwar menyentil Pemkab karena ratusan bangunan sekolah di Kabupaten Karawang rusak. Menurutnya, bila tidak segera diperbaiki dikhawatirkan semakin bertambah parah kerusakannya.
"Pemkab harus secepatnya menyelesaikan perbaikan bangunan sekolah yang rusak berat, sedang dan ringan. Agar tidak ada lagi kekhawatiran bagi siswa-siswi dan guru," ucapanya melansir dari Antara.
Dia menyampaikan, hingga saat ini masih ada sekitar ratusan bangunan sekolah dasar dan SMP yang harus diperbaiki.
Baca Juga: Sejumlah Perusahaan Siap Partisipasi Dalam HUT Kabupaten Karawang Ke-389
Atas hal tersebut, Pemkab Karawang harus segera mengambil langkah untuk menyediakan anggaran perbaikan bangunan sekolah tersebut.
“Pemkab harus bisa melihat skala prioritas pembangunan. Perbaikan bangunan sekolah itu sifatnya urgen dan harus menjadi skala prioritas, dibandingkan (misalnya) dengan pembangunan turap atau saluran air yang ada di Bidang SDA (Sumber Daya Air) di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” pungkasnya. ***