Pengamat Ekonomi Beberkan Dampak Kenaikan BBM, Begini Katanya

Purwasuka | Suara.com

Minggu, 04 September 2022 | 20:24 WIB
Pengamat Ekonomi Beberkan Dampak Kenaikan BBM, Begini Katanya
Ilustrasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan berdampak pada sejumlah sektor (Istimewa)

JAKARTA - Pengamat Ekonomi Universitas Jember, Adhitya Wardhono menerangkan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite, Solar dan Pertamax non subsidi bisa memicu terjadinya penurunan pada konsumsi masyarakat.

Selain itu, dia juga menyebutkan kebijakan pemerintah ini akan menimbulkan kenaikan inflasi. Sehingga semua pihak diminta waspada.

"Besar kemungkinan pada waktu dekat ini akan terjadi penurunan pada konsumsi dan kenaikan inflasi, tetapi dalam taraf yang moderat," katanya, Minggu (4/9/2022).

Disebutkannya, laju inflasi Indonesia pasca kenaikan harga BBM ini diperkirakan diangka 6-8 persen. Hal ini disebabkan oleh ekspektasi inflasi yang sudah terbentuk terlebih dahulu dengan adanya penyesuaian perilaku.

"Akan tetapi, itu tetap menjadi risiko nantinya bila ternyata lonjakannya sangat besar, apalagi melebihi pertumbuhan ekonomi yang kian memulih," katanya.

Adhitya mengatakan, dampak lainnya tingginya harga BBM ini akan mempengaruhi ekonomi Indonesia, ditambah lagi dengan naiknya juga suku bunga Bank Indonesia sekitar 3,75 persen.

Kemudian ini akan berimbas pada pengetatan moneter yang dilakukan oleh BI. Bahkan menurutnya, dampak lebih nyata harga BBM terbaru ini akan memicu peningkatan produksi tarif angkutan serta bahan pokok. 

"Bukan tidak mungkin akibat naiknya harga BBM, kenaikan biaya produksi tarif angkutan dan harga sandang pangan pun juga ikut naik begitu juga akan memicu inflasi," terangnya.

Disebutkan juga, bahwa tingkat inflasi tahunan Indonesia pada Agustus 2022 ini diangka 4,69 persen. Sehingga para pembuat kebijakan moneter akan meninjau kembali prospek inflasi.

"Harga bahan bakar merupakan masalah yang sensitif secara politik di Indonesia, dan perubahan tersebut akan memiliki implikasi besar bagi rumah tangga dan usaha kecil, karena bahan bakar bersubsidi menyumbang lebih dari 80 persen pendapatan negara," katanya.

Menurutnya, kenaikan BBM tidak bisa dihindari dan sinyal naiknya BBM sudah deras terdengar yang dengan tegas pemerintah membeberkan alasan-alasan dasar mengapa BBM naik.

Tekanan pada anggaran negara mau tidak mau memangkas subsidi BBM dan pemerintah berani tidak populis, meski demikian dampak terhadap ekonomi domestik dan rakyat signifikan terjadi, terutama dalam jangka pendek sebelum mereka mampu menuju keseimbangan ekonomi barunya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenaikan Harga BBM Malah Jadi Kabar Baik bagi Pengusaha Bus, Ternyata Ini Sebabnya

Kenaikan Harga BBM Malah Jadi Kabar Baik bagi Pengusaha Bus, Ternyata Ini Sebabnya

Jogja | Minggu, 04 September 2022 | 19:40 WIB

Bakal Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Kata Said Iqbal

Bakal Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Kata Said Iqbal

| Minggu, 04 September 2022 | 19:21 WIB

Perbandingan Harga BBM Terbaru Pertamina, Vivo, Shell, dan BP, Murah Mana?

Perbandingan Harga BBM Terbaru Pertamina, Vivo, Shell, dan BP, Murah Mana?

News | Minggu, 04 September 2022 | 19:21 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:04 WIB