Bandung - Untuk menjaga ekosistem bantaran aliran sungai Citarum, Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 5 Sub 1 membuat puluhan lubang biopori di wilayah Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Kapendam III/Slw, Letkol Inf Adhe Hansen menjelaskan bahwa pembuatan puluhan biopori selain untuk meningkatkan daya resap air hujan sehingga bisa mengurangi resiko banjir, juga untuk menjaga ekosistem.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dansub 1 Peltu Harapan Napitupulu pada Selasa (13/9/2022) yang lalu.
"Biopori adalah lubang resapan yang dibuat dalam tanah, kemudian diisi dengan sampah organik yang kemudian menjadi makanan cacing dan menghasilkan terowongan kecil yang bisa meningkatkan luas permukaan tanah, sehingga bermanfaat bagi lingkungan," jelas Adhe.
Selain itu, Sub 1 juga gencar melakukan penataan lingkungan seperti perawatan pohon supaya tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya, lanjut Kapendam.
“Kegiatan sosialisasi dan patroli pemeliharaan lingkungan menjadikan lingkungan Citarum Harum yang bersih, dan juga membentuk generasi cinta lingkungan, karena mereka lah yang akan menjadi penerus dalam memelihara kelestarian alam di sektor 5 sub 1,” imbuhnya .
Sementara itu, Dansub 1 Sektor 5 Satgas Citarum Harum, Peltu Harapan Napitupulu mengungkapkan bahwa pembuatan lubang biopori ini salah satu upaya menjaga ekosistem sungai Citarum dan juga bantarannya.(*)