PURWASUKA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mendirikan 283 posko selama natal dan tahun baru. Jumlah posko tersebut belum termasuk posko yang dibuat oleh kepolisian, TNI dan instansi lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat A. Koswara menjelaskan, 283 posko natal dan tahun baru yang dibuat Dinas Perhubungan tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat. Terutama di daerah-daerah macet seperti di daerah wisata.
“Ada 7 klaster yang menjadi fokus pengamanan Dishub Jawa Barat. Tujuh (7) klaster tersebut tempat tujuan, perlintasan mudik natal dan tahan baru, tempat wisata yang kemungkinan besar akan diserbu wisatawan,” kata A. Koswara, Bandung, Kamis, 22 Desember 2022.
Tujuh klaster yang dimaksud Dishub Jawa Barat tersebut yakni, kawasan Puncak, Palabuhan Ratu, Lembang sampai Ciater, Ciwidey sampai Pangalengan, Garut, Kuningan dan Pangandaran.
“Melihat pergerakan orang, maka wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Pangandaran menjadi wilayah yang tertinggi pergerakan orangnya,” ucap dia.
Ia menjelaskan, fungsi posko yang didirikan Dinas Perhubungan Jabar tersebut untuk koordinasi dengan perangkat daerah lain, seperti Dinas Bina Marga dan Perumahan Rakyat, serta instansi vertikal seperti kepolisian. Terutama jika terjadi bencana yang menghambat arus lalu lintas.
“Jika terjadi kemacetan, maka langkah-langkah yang dilakukan antara lain pemberlakuan satu arah, menerjunkan lebih banyak personel bekerja sama dengan polisi,” ujar dia.
Untuk mengurangi kemacetan saat puncak arus mudik natal dan tahun baru, Dinas Perhubungan pun akan membatasi jam operasional kendaraan pengangkut barang yakni, mulai 22 sampai 26 Desember 2022 untuk puncak natal. Kemudian 29 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023 untuk puncak tahun baru.
“Pada tanggal tersebut kendaraan pengangkut barang dilarang beroperasi mulai pukul 5 pagi hingga 10 malam. Massa natal dan tahun baru berlaku mulai 22 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023,” ucap dia. ***
Baca Juga: Polisi Purwakarta Siap Amankan Nataru, Ini Upaya yang Dilakukannya