PURWASUKA - Teks Khutbah Jumat hari Ini 24 Februari 2023 menarik kita ketahui. Terlebih, saat ini sudah memasuki bulan Sya’ban dalam agama Islam.
Dengan masuknya di bulan Sya’ban, banyak hal yang bisa kalian lakukan untuk menyiapkan diri dengan menambah amalan baik jelang bulan Ramadhan.
Telebih, ada banyak amalan yang bisa dilakukan di bulan Sya’ban ini untuk meningkatak takwa kepada Allah serta mempersiapakn diri menyambut bulan Ramadhan.
Berikut Khutbah Jumat hari Ini 24 Februari 2023
Jamaah Shalat Jumat Rahimakumullah
Kesempatan istimewa berada di tempat mulia ini saya mengajak diri sendiri dan hadirin semua untuk meningkatkan takwa kepada Allah Subhanahu Wa Taalâ dengan selalu mengikuti perintah dan menjauhi yang dilarang.
Dengan diingatkan demikian pastinya akan ada upaya untuk terus berbuat baik dari waktu ke waktu, sehingga kita termasuk manusia beruntung.
Hadirin yang Mulia
Pada hari ini, atas izin Allah kita mendapati bulan Sya'ban. Satu bulan yang jatuh antara Rajab dan Ramadhan. Bulan Sya'ban merupakan di antara bulan yang disebut khusus dalam doa Rasulullah sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik:
Artinya: Ya Allah, semoga Engkau beri keberkahan kepada kami dalam bulan Rajab, Sya'ban dan Ramadhan.
Baca Juga: Program 5Ng Efektif Turunkan Angka Kematian Ibu Lebih Dari 50 Persen
Pada bulan kemarin, kita sudah melewati bulan Rajab, bulan bercocok tanam, sekarang pada bulan Sya'ban ini adalah bulan merawat, menyirami tanaman sedangkan bulan Ramadhan besok adalah bulan memanen.
Bagaimana kita bisa memanen dengan melakukan banyak ibadah-ibadah jika tidak kita mulai sejak kemarin dan kita rawat pada bulan Sya'ban sekarang ini.
Imam Dzun Nun al-Mishri mengatakan:
Artinya: Rajab adalah bulan menanam, Sya'ban bulan menyiram, dan Ramadhan bulan memanen. Setiap orang akan memanen atas apa yang ia tanam. Barang siapa yang menyia-nyiakan tanaman akan merugi di waktu panen.
Pada umumnya, orang akan bersungguh-sungguh memperhatikan bulan Rajab. Pantas saja, karena merupakan satu dari empat bulan mulia. Ramadhan merupakan raja di antara bulan yang lain. Dengan begitu, banyak orang yang menjadi bermalas-malasan di bulan Sya'ban. Padahal ini kurang tepat. Barang siapa bermalas-malasan di bulan Sya'ban ini, berarti ia tidak menyirami tanaman yang telah ditanam pada bulan Rajab kemarin. Ini bisa berakibat ibadah di bulan Ramadhan mendatang menjadi kurang bergairah, sebab tidak dirawat dengan baik.
Jamaah yang Mulia. Di antara hal penting yang kurang baik dilupakan di bulan Sya'ban adalah berpuasa. Dalam satu riwayat Hadits dari Sayyidah Aisyah, istri Rasulullah pernah bercerita sebagai berikut:
Artinya: Nabi Muhammad tidak pernah melakukan puasa bulanan (selain Ramadhan) lebih banyak dari pada bulan Sya'ban. Sesungguhnya beliau puasa sebulan penuh. (Muttafaq alaih).