purwasuka

Begini Penjelasan Dinkes Purwakarta Soal Anak 4 Tahun yang Positif Polio

Purwasuka Suara.Com
Senin, 20 Maret 2023 | 12:52 WIB
Begini Penjelasan Dinkes Purwakarta Soal Anak 4 Tahun yang Positif Polio
Kabid P2P, Dinas Kesehatan (Dinkes) Purwakarta, dokter Eva Lystia Dewi. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Seorang anak berusia 4 tahun yang tinggal di Kabupaten Purwakarta teridentifikasi mengalami polio. Anak balita positif polio pasca memiliki riwayat gejala gangguan tumbuh kembang.

Kabid P2P, Dinas Kesehatan (Dinkes) Purwakarta, dokter Eva Lystia Dewi mengatakan, berdasarkan hasil tes yang keluar 14 Maret 2023, ada satu kasus dengan polio positif pada anak umur 4 tahun 5 bulan di wilayah Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta. 

"Anak tersebut tidak dapat berjalan dan berbicara. Pernah mengalami kejang, demam. untuk kondisi saat ini tidak ada keluhan akut yak, namun memang kelemahan di kedua tungkainya," ucap Eva, saat ditemui di kantornya, pada Senin, 20 Maret 2023.

Dijelaskannya, jadi kalau kelemahanannya pada anak ini sudah terjadi sejak usia dua tahun, sedangkan dari teori untuk folio atau yang  disebut Akut Flaksit Paralisis (AFP) itu kelemahannya terjadinya kurang dari 14 hari. 

"Kronologisnya pada anak ini sejak 2 tahun ada kelemahan pada kedua tungkainya. Hal ini disampaikan kedua orang tuanya pada 2 tahun sang anak jalannya belum lancar," ungkap Eva. 

Anak tersebut semula dirawat di Puskesmas Maniis, kata dia, mengeluh demam dan mengalami kelemahan.

"Pada 20 Maret 2023, anak tersebut semakin meningkat gejalannya, ada demam. Jadi demam sudah terjadi pada 5 hari sebelumnya. Pada saat itu petugas kami sudah curiga adanya AFP pada anak tersebut. Walaupun memang kelemahannya sudah terjadi sejak 2 tahun, tapi kok disaat dibawa Puskesmas kondisinya seperti ada peningkatan kelemahan," ucapnya. 

Berbekal kecurangan itu, lanjut Eva, kemudian pihak puskesmas mengambil sampel pertama untuk pemeriksaan.

"Jadi diambil lah sampelnya, yakni sempel feses yang diambil. Kemudian kami kirim ke Bandung dan keluarlah hasilnya positif polio. Dua hari setelahnya, kembali diambil sampel spesimen kedua sebagai pendukung kondisi klinis anak," jelas Eva.

Baca Juga: Mengenal Sapardi Djoko Damono, Sastrawan Terkemuka yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI